Asslamualaikum wr wb, wahai orang-orang yang baik hati nya, bila ada informasi tentang PT. HUTAN NILAM PERSADA m0h0n beri tau kami di ardi.minoru@gmail.com hal terindah dalam hidup ini adalah bila kita melihat orang lain bahagia, sem0ga allah membalas ke baikan anda
H. Arfizal Indramaha 24 November 2008 08:31 | Bukittinggi, Sumbar
Informasi untuak dunsanak-dunsanak ambo pecinta dan pemerhati Adat dan Budaya Minangkabau di mano sajo barado, baiak di kampuang maupun di rantau. Ambo baru sajo manyalasaikan pengeditan 2 (duo) judul buku tentang Adat dan Budaya Minangkabau, yaitu: 1. Tambo Nagari Kurai Limo Jorong, xvi + 140 halaman, ukurannyo 21 x 15 cm. Bahannyo ambo kumpuakan dari tulisan-tulisan nan alah ado yang alah baredar di tangah-tangah masyarakat dan di situs-situs urang awak. 2. Tambo Alam Minangkabau, Tatanan Adat Warisan Nenek Moyang Orang Minang, xvi + 300 halaman; ukurannyo 21 x 15 cm; penulis Ibrahim gelar Datoek Sanggoeno Diradjo. Kaduo buku ko alah barupo naskah siap cetak. Mudah-mudahan bisa ambo tabikkan dalam waktu dakek ko. Insya Allah. Informasi lengkap tentang buku-buku ko dapek dunsanak akses blog ambo di: Http//maharaja-blogger.blogspot.com
ardi 23 November 2008 17:15 |
Hy....... waha orang2 yang baik hatinya,
bila ada info tentang PT. HUTAN NILAM PERSADA mohon kirim kan ke e-mail ku dunk, semoga tuhan membalas amal kebaikan kita
Hendra Nusa 23 November 2008 12:18 | padang, sumbar
APa yang dilakukan Aparat Kepolisian Akhir2 ini utk mengurangi angka kejahatan melalui razia Preman cukup diacungkan jempol.,. Preman2 tersebut pasti ada induknya,. yaitu para Preman Berdasi Coy,. yang Hanya Menghabiskan Uang Rakyat dan Belum Bisa Mensejahterakan Rakyat, Sebaiknya Bapak Polisi Tangkap Para Preman Seperti ini saja,. Karena Ini Induknya Preman,. Mereka yg melakukan tindakan kejahatan itu karena faktor apa PAK, coba jawab ini dulu,. pasti karena hidup mereka kurang sejahtera,. Camkan ini buat koreksi diri kita semua
H. Arfizal Indramaha 22 November 2008 12:19 | Bukittinggi, Sumbar
Denger-denger nich, sejak tahun 2007 yang lalu Pemda Sumatra Barat sudah menyediakan anggaran melalui APBD sebagai bantuan kepada penulis/penerbit buku yang ada di Sumatera Barat. Koq informasi ini ga pernah sampai kepada penerbit, bukankah di Padang ada pengurus Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Sumatera Barat? Namun bagaimanapun juga terobosan Pemda Sumbar dan anggota Dewan ini adalah untuk memotivasi penulis kita agar selalu berkarya menghasilkan karya tulis yang akan menambah ilmu kita, serta akan mendorong pertumbuhan penerbitan buku di Sumatera Barat. Semoga.
PAYOKUMBUAH, METRO--Jajaran Polsekta Payokumbuah untuk membersihkan daerah ini dari segala penyakit masyarakat (Pekat), terutama kasus judi dan sebagainya,…