FIGUR
|
Minggu, 20 Juli 2008 |
|
Proporsi Anggaran Pendidikan Harus Setara
10 tahun lalu, tepatnya pada 1998, namanya muncul sebagai salah seorang
aktivis yang ikut menyuarakan reformasi melalui gerakan aksi mahasiswa
di Sumbar. Kegelisahannya akan nasib bangsa ini ke depan, mendorong
seorang Syahrial Salam untuk turun ke jalan. Satu misi yang dibawanya
saat itu adalah “Bangsa ini Harus Berubah”. Pendidikan di negeri ini
harus mendapat perhatian lebih, sehingga melahirkan sumber daya manusia
(SDM) yang berkualitas.
|
|
|
Minggu, 15 Juni 2008 |
|
YULIANDRE DARWIS
Indonesia bergejolak. Berbagai kericuhan yang menyebabkan ketimpangan
dalam semua segi struktural. Pemerintahan seakan muncrat bak air mancur
yang nyembul dari dasar bumi. Keberadaan kaum muda dalam menyumbangkan
inspirasinya untuk membangun negeri seakan mulai dikikis dan
seakan-akan juga mulai tergusur serta dikebiri. Kondisi tersebut sontak
membuat jiwa salah seorang tokoh muda Ranah Minang Yuliandre Darwis
“berontak” dan angkat bicara akan situasi riskan yang dihadapi bangsa
ini.
|
|
|
Minggu, 08 Juni 2008 |
Kerukunan Hidup Beragama di Sumbar Cukup Baik
Kontribusi Sumbar dalam perjuangan bangsa tak bisa dipungkiri. Biarpun
haluan pemikirannya berbeda, namun tujuan yang mereka emban tetap satu.
Apalagi kalau bukan, mampu mendorong percepatan kemerdekaan bangsa ini.
Semua mengenal Tan Malaka dengan Islam Sosialis, Syahril lebih kental
dengan haluan sosialisnya. Sedangkan Buya Hamka dikenal dengan haluan
pemikiran Islam Pembahar uannya.
|
|
|
Minggu, 25 Mei 2008 |
|
Sejurus, pandangan mata pria elegan ini terlihat sedikit menerawang, menembus langit-langit. Warung bakso tempat kami bertukar pikiran. Entah apa yang berkecamuk dibenak seorang Wendra Yunaldi. Sembari sesekali menghirup minuman di depannya, ia tak berhenti mengetuk-ngetuk meja dengan ujung jari.
|
|
|
Minggu, 25 Mei 2008 |
|
Sebagai tokoh muda yang sedang mengalami lonjakan dalam kariernya dan sebagai pemimpin dalam keluarganya, Wendra Yunaldi mampu membagi waktu di antara kesibukan kerja, kesibukan dalam organisasi serta dalam keluarga. Wendra yang juga menjadi dosen luar biasa di tiga Universitas, antara lain : Universitas Tarumanegara, Universitas YARSI dan Universitas Sahid harus bolak-balik Jakarta-Padang. 15 hari dihabiskan di Jakarta dan 15 harinya lagi di Padang. Belum lagi kesibukannya sebagai Ketua KNPI Kota Kelahirannya, Payakumbuh.
|
|
|
Minggu, 18 Mei 2008 |
|
Sejenak dengan Kabag Inforkom Padangpariaman, Onzukrisno SH MSi
SOSOK pria bernama lengkap Onzukrisno SH MSi ini memang akrab dengan
para pekerja jurnalistik di Kabupaten Padangpariaman. Kenapa tidak?
Sebagai Kabag Inforkom Pemkab Padangpariaman, tentu setiap hari
berurusan dengan pemburu berita. Kedekatannya dengan pers, tak terlepas
dari kiat pria ini berhadapan dengan wartawan. Kiat itu sederhana saja,
meskipun keberadaan rekan-rekan pers di posisi mitra kerja, tapi ia
lebih cenderung menganggap teman-teman pers sebagai sahabat.
|
|
|
Minggu, 11 Mei 2008 |
|
Sosiolog bergelar doktor dari Universitas Singapura ini dikenal sebagai
ahli Minangkabau. Tampil dalam Seminar Disiplin Nasional di Universitas
Andalas, September 1983, membawakan makalah “Konsep Disiplin dalam
Kebudayaan Minangkabau”, Mochtar Naim mendapat tanggapan ramai. Di sana
ia membagi konflik, yang konon dahulu sudah ada di Nusantara, dalam dua
kubu: kekuatan antipoda budaya M dan J. Ciri pola budaya M (bisa
diduga: Minangkabau), katanya, berorientasi horisontal, egaliter,
sentrifugal, dan sinkretis. Pada budaya J (Jawa, tentu) pola budaya
lokal yang mengarah ke kutub ini jumlahnya lebih banyak dan lebih
dominan — episentra disiplin harus dicari pada orang-orangnya, dan
dalam nilai budaya yang membentuk peri laku mereka.
|
|
|
BACA JUGA BERITA LAINNYA...
| << Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 13 dari 16 | |
|
|
|
|
04.12.2008
PAYOKUMBUAH, METRO--Jajaran Polsekta Payokumbuah untuk membersihkan daerah ini dari segala penyakit masyarakat (Pekat), terutama kasus judi dan sebagainya,…
04.12.2008 | Metro Padang
SIMPANG AKHIRAT, METRO--Ular piton besar dengan panjang sekitar tujuh meter menjadi tontonan menarik warga di Simpang Akhirat dan…
|
|