|
Katan Sarikayo |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 04 Mei 2008 |
|
KATAN sarikayo atau ketan sarikaya adalah ketan yang dimasak dengan
menggunakan sarang ketupat. Kemudian dimakan dengan sarikaya yang
berasa manis. Jenis sarang ketupat yang dipakai biasanya yang berukuran
kecil. Ketan kemudian dimasak seperti memasak ketupat namun menggunakan
santan yang dibubuhi garam. Sehingga setelah ketupat ketan matang, ada
bekas didihan santan yang lengket disarangnya.
Sedangkan sarikayanya terbuat dari campuran santan kental, kuning telur itik, gula merah, kayu manis bubuk dan daun pandan yang kemudian dikukus. Gabungan ketupat ketan yang berasa sedikit asin dan sarikaya yang manis membuat anda tidak segan untuk menjilati ujung jari ketika memakannya.Yummy..... Penasaran bagaimana cara membuatnya? Berikut sedikit tips: Bahan Katan: 1 gelas gula aren, 1 takar ketan putih, 1 takar lebih sedikit air putih. 2 sdm santan kental. Bahan Sarikayo: 3 butir telur bebek. 2 gelas santan kental. 1 gelas gula aren yang sudah diiris-iris tipis. 2 sdm gula pasir. sedikit garam. Cara Membuat Katan: Masak ketan putih dan air. Setelah matang, campurkan ketan yang telah masak ini dengan santan.
Aduk rata. Letakkan ke atas piring saji. Membuat Sarikayo: Masukkan telur bebek, santan, gula aren, gula pasir dan garam ke dalam mangkok, kocok menggunakan sendok kayu hingga semua tercampur. Saring kocokan tersebut ke dalam mangkok yang akan dipakai untuk mengukus. Hal ini diperlukan agar kuning telur yang tidak larut dapat dibuang karena ini yang akan mengakibatkan Sarikayo berbau amis nantinya. Pindahkan mangkok adonan ke dalam dandang dan kukus selama 10 menit, lalu masukkan daun pandan ke atas adonan dan kukus lagi selama 20-30 menit. Letakkan mangkuk Sarikayo di atas ketan putih. Siap dihidangkan. Gampang kan…? (tusrisep dari berbagai sumber)
|
|
|
|
28.09.2008
SOLSEL, METRO-- Kantor Pariwisata, Seni, dan Budaya (Parsenibud) kabupaten Solok Selatan akan mengikuti Fiesta Nusa II di Bali…
11.10.2008 | Metro Padang
SAWAHAN, METRO-- Anggota DPRD Kota Padang menilai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, tidak profesional dalam melaporkan…
|
|