Saat ini ada 1 tamu online
Jelang Ranperda SOTK Disahkan, Pemko Lakukan FPT pdf  | cetak |
Minggu, 11 Mei 2008
PAYOKUMBUAH, METRO-- Sambil menunggu Ranperda SOTK yang baru disahkan DPRD, pihak Pemko melakukan fit and proper tes (FPT) terhadap pejabat yang saat ini menduduki jabatan eselon II dan III.  FPT digelar di gedung SMKN 1, Sabtu (10/5). Diikuti seratusan pejabat eselon II dan III di jajaran Pemko Payokumbuah. Wakil Walikota Payokumbuah H. Syamsul Bahri Dt. Bandaro Putiah, menjelang FPT dimulai, meminta seluruh peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh.
FPT ini, adalah saatnya bagi seluruh pejabat memperlihatkan kemampuan pribadinya. Dikatakan, tidak ada intervensi dari pimpinan daerah terhadap nilai yang dikeluarkan tim penguji. Makanya, pelaksanaan FPT tersebut murni dilakukan oleh pihak perguruan tinggi, dari UNP. Pemko atau pihak BKD Payokumbuah, hanya memfasilitasi pelaksanaan FPT ini, katanya. Nilai yang dikeluarkan tim penguji, di antaranya, bakal menjadi acuan bagi pemko dalam menempatkan stafnya untuk menduduki jabatan yang pas, pada SOTK baru nanti. Sehingga, pejabat yang dipercayakan tersebut, sesuai dengan kemampuan dan pengalaman mereka selama ini.

Dalam Ranperda SOTK baru yang diajukan pemko ke DPRD, sejak Januari lalu, komposisi jabatan, di jajaran Pemko Payokumbuah, terdiri dari 1 eselon II/a, 24 eselon II/b, 39 eselon III/a, 61 eselon III/b, 320 eselon IV/a, 392 eselon IV/b dan 12 eselon V/a. Dibanding SOTK Payokumbuah sebelumnya, diatur dalam Perda 02/03/04 Tahun 2003, terjadi plus minus jumlah eselon. Penambahan terjadi pada eselon II/b (10 eselon), III/b (52 eselon), IV/b (81 eselon) dan V/a (12 eselon). Sedangkan, pengurangan terjadi pada eselon III/a (40 eselon) dan IV/a (43 eselon).

Terhadap pejabat yang bakal menduduki jabatan  eselon IV dan V tidak dilakukan FPT. Tapi, bukan berarti mereka mudah lolos menduduki jabatan begitu saja. Penilaian buat mereka tetap ada, disesuaikan dengan pengalaman dan kounditenya  selama ini. Jabatan bakal tertutup terhadap PNS yang sering melakukan indisipliner. Artinya, dalam menempatkan PNS pada suatu jabatan, perlakuan reward and panish tetap dilakukan. “Yang berprestasi dan punya aloyalitas tinggi, sudah jelas bakal menerima reward dalam bentuk jabatan,” katanya. (nur)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Bantu Orang Tua Cari Barang Bekas

20.08.2008 | Metro Humaniora

Rumah gubuk di persimpangan Jalan Jakarta Ulak Karang Padang itu terlihat kotras dengan bangunan sekelilingnya. Beratap rumbia, berdinding…

Chicken Yakiniku

28.08.2008 | Metro Gaya

Beda tempat beda pula masakan khasnya. Namun siapa sangka di antara menu masakan Jepang, banyak yang sesuai dengan…

peristiwa.gif

Perkembangan Anak Perlu Perhatian Khusus

27.08.2008

PARIAMAN, METRO-- Dalam rangka menyiapkan dan memobiliasi Sumber Daya Anak yang berkualitas di Kota Pariaman, ke depan semua…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Reklamasi Taluak Bayua, Warga Menolak

28.08.2008 | Metro Padang

GAUANG, METRO-- Adanya rencana pengembangan pelabuhan Taluak Bayua oleh PT Pelindo ternyata mendapat tantangan dari warga Gauang. Sebagian…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif