|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Sambil menunggu Ranperda SOTK yang baru
disahkan DPRD, pihak Pemko melakukan fit and proper tes (FPT) terhadap
pejabat yang saat ini menduduki jabatan eselon II dan III. FPT digelar
di gedung SMKN 1, Sabtu (10/5). Diikuti seratusan pejabat eselon II dan
III di jajaran Pemko Payokumbuah. Wakil Walikota Payokumbuah H. Syamsul
Bahri Dt. Bandaro Putiah, menjelang FPT dimulai, meminta seluruh
peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh.
FPT ini, adalah saatnya bagi seluruh pejabat memperlihatkan kemampuan pribadinya. Dikatakan, tidak ada intervensi dari pimpinan daerah terhadap nilai yang dikeluarkan tim penguji. Makanya, pelaksanaan FPT tersebut murni dilakukan oleh pihak perguruan tinggi, dari UNP. Pemko atau pihak BKD Payokumbuah, hanya memfasilitasi pelaksanaan FPT ini, katanya. Nilai yang dikeluarkan tim penguji, di antaranya, bakal menjadi acuan bagi pemko dalam menempatkan stafnya untuk menduduki jabatan yang pas, pada SOTK baru nanti. Sehingga, pejabat yang dipercayakan tersebut, sesuai dengan kemampuan dan pengalaman mereka selama ini.
Dalam Ranperda SOTK baru yang diajukan pemko ke DPRD, sejak Januari lalu, komposisi jabatan, di jajaran Pemko Payokumbuah, terdiri dari 1 eselon II/a, 24 eselon II/b, 39 eselon III/a, 61 eselon III/b, 320 eselon IV/a, 392 eselon IV/b dan 12 eselon V/a. Dibanding SOTK Payokumbuah sebelumnya, diatur dalam Perda 02/03/04 Tahun 2003, terjadi plus minus jumlah eselon. Penambahan terjadi pada eselon II/b (10 eselon), III/b (52 eselon), IV/b (81 eselon) dan V/a (12 eselon). Sedangkan, pengurangan terjadi pada eselon III/a (40 eselon) dan IV/a (43 eselon).
Terhadap pejabat yang bakal menduduki jabatan eselon IV dan V tidak dilakukan FPT. Tapi, bukan berarti mereka mudah lolos menduduki jabatan begitu saja. Penilaian buat mereka tetap ada, disesuaikan dengan pengalaman dan kounditenya selama ini. Jabatan bakal tertutup terhadap PNS yang sering melakukan indisipliner. Artinya, dalam menempatkan PNS pada suatu jabatan, perlakuan reward and panish tetap dilakukan. “Yang berprestasi dan punya aloyalitas tinggi, sudah jelas bakal menerima reward dalam bentuk jabatan,” katanya. (nur)
|