|
“Kapan Perlu Tukar Pelatihnya” |
pdf
|
| cetak |
|
|
Jumat, 16 Mei 2008 |
|
PADANG, METRO -- Kegagalan Tim Karate PON Sumbar di Kejuaraan
Nasional Piala Maesa beberapa waktu lalu harus dijadikan cambuk untuk
berbenah diri jika ingin karate Sumbar tidak dipermalukan pada PON XVII
Kaltim akan datang. Hal tersebut diungkapkan sesepuh Inkado Sumbar, Drs
Amriyus Amir (Karateka Dan V) kepada POSMETRO kemarin yang sangat
menyesalkan penampilakan tim karate Sumbar pada piala Maesa tersebut.
Dikatakan, sebenarnya pada Piala Maesa kita harus memperlihatkan
kemampuan kita.
”Kalau ini hasilnya dan sangat beda dengan Piala Maesa 2007 lalu dimana kita mendapatkan 4 emas, kita perlu melakukan evaluasi besar-besaran, mari cari apa kekurangan kita sampai hasilnya begitu jelek”, tegasnya. Senada dengan Amriyus, Darni (Dan IV) dari Inkai Sumbar juga menanggapi penampilan tim tersebut harus segera dievaluasi, malah Darnis sangat kecewa dengan apa yang dikatakan salah seorang pengurus yang mengatakan Piala Maesa Bukan ukuran PON,”Jika di maesa saja kita babak belur, apalagi di PON kita akan lebih babak belur lagi”, tandasnya.
Sebab itulah, pengurus FORKI Sumbar, bahkan KONI supaya bisa melakukan evaluasi mendalam, waktu kita masih tersisa untuk melakukan itu. ”Kapan perlu pelatihnya ditukar”, tegasnya lagi. Menanggapi hal tersebut, pihak FORKI Sumbar melalui Sekum FORKI, Drs Mirkadri Miyar kepada koran ini mengungkapkan, hasil Piala Maesa nantinya akan dilakukan evaluasi dan dirinya setuju dengan hal itu, namun Mirkadri tidak setuju jika pelatihnya ditukar. ”Waktu kita mendesak dan tidak mungkin kita lakukan”, jelasnya.(def)
|
|
04.07.2008 | Metro Humaniora
Tubuh renta Eni (40), terlihat sosoknya lebih tua dari umurnya. Sesekali pandangannya menyapu para pengguna jalan Veteran yang tak…
|
|
04.07.2008 | Metro Gaya
Beragam gaya menghiasi pelataran parkir Lanud Tabing saat konser salah satu band papan atas digelar. Walaupun terkadang tak matching…
|
|