|
PADANG, METRO-- Harga emas murni pada tingkat pedagang di
Padang, masih berfluktuatif pada pekan ke tiga Mei 2008. Begitu juga
dengan minat beli masyarakat untuk mendapatkan logam mulia ini
tergolong meningkat menjelang pemerintah mengumumkan secara resmi
kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Heny padagang toko Mas Jenewa,
Jumat (16/5), menyebutkan, posisi harga emas murni pada Jumat pagi
menjadi Rp 665 ribu/emas atau naik tipis dari sehari sebelumnya yang
diperdagangkan dengan harga Rp 655 ribu/emas (2,5 gram).
“Harga emas murni masih berfluktuatif, buktinya awal pekan posisi jual Rp 660 ribu/emas, berselang dua hari harganya justru turun. Tapi, Jumat harganya kembali naik,” katanya. Hal yang sama juga terjadi pada harga emas kadar 70 persen. Harga emas 70 persen tersebut sejak Jumat pagi menjadi Rp 225 ribu/gram dan emas kadar 75 persen menjadi Rp 250 ribu/gram. “Kini pergerakkan harga emas sulit diprediksi, bisa jadi akhir pekan terus naik atau kembali turun,” katanya yang mengaku meskipun harga berfluktuatif warga masih cenderung membeli dari pada menjual.
Dari pantauan koran ini di beberapa toko emas yang ada di Pasar Raya Padang, minat masyarakat masih cukup tinggi untuk mendatangi toko emas. Seperti yang terlihat di Toko Mas Murni, beberapa ibu rumah tangga dan karyawan kantor terlihat sedang melakukan transaksi. Meskipun harga kebutuhan pokok naik dan BBM akan dinaikkan pula oleh pemerintah, ternyata mereka tetap antusias untuk membeli emas.
“BBM memang akan naik. Tapi nampaknya tidak berpengaruh terhadap harga jual beli emas. Buktinya, masih banyak pengunjung yang datang untuk membeli bukan menjual emas,” kata Ika karyawan Toko Mas Murni. Sementara itu, Mila salah seorang karyawan swasta mengaku, kenaikan BBM tidak terlalu berpengaruh dengan minat orang untuk membeli emas. Jika harga BBM naik, yang akan membeli emas atau yang menjual tetap saja banyak. “Membeli emas biasanya untuk investasi. Lagi pula, harga emas tidak tergantung dengan BBM. Namun jika harga kebutuhan melonjak, mungkin saja akan banyak yang menjual emas,” kata Mila. (ren)
|