|
Satu Abad Harkitnas, KKN Masih Meraja Lela |
pdf
|
| cetak |
|
|
Sabtu, 17 Mei 2008 |
|
SAMUDRA METRO-- Krisis sosial, ekonomi, politik dan kebudayaan
masih menjadi pekerjaan rumah dan tantangan berat bagi bangsa Indonesia
setelah 100 tahun Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908. Era reformasi yang
ditandai jatuhnya rezim Soeharto — setelah berkuasa 32 tahun hingga
sekarang belum menampakkan hasil. “Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
masih merajalela di bangsa ini.
Kesenjangan sosial masih terlihat jelas di tengah masyarakat. Seabad Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bisa menjadi momentum bagi kita untuk berbenah dan menyadari arti kebangitan nasional itu sendiri,” kata Pamong Senior Drs H Mukhtiar Mukhtar, Kamis (15/5) dalam Diskusi Permasalahan Kota dalam rangka Harkitnas ke 100 di Gedung Joeang 45.
Kebangkitan Nasional yang ditandai lahirnya Budi Utamo seharusnya bisa menjadikan pembenahan segala aspek kehidupan bangsa. Seperti kesenjangan antara kelompok yang berpunya dengan yang tidak dalam masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja lebih banyak dan mendorong berkembangnya investasi. Sementara Walikota Padang yang diwakili Kepala Disperindag Drs Heriyanto Rustam MM menyebutkan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional merupakajn momentum kebangkitan nila-nilai luhur kebangsaan di tengah warga kota yang heterogen. “Falsafah Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah untuk generasi muda perlu digaungkan lagi. Bagaimanapun falsafah ini sesuai dengan semangat Kebangkitan Nasional,” katanya.
“Semangat dan jiwa kebangkitan nasional perlu dikobarkan lagi. Generasi muda sudh banyak yang lari dari rasa nasionalismenya,” tambah walikota dalam sambutan yang dibacakan Heriyanto. Kabid Pemberdayaan dan Pelayanan Inforkom Bakominfo Kota Padang Yuherdi SPd MM juga mengatakan momentum Harkitnas di Padang dimaksud untuk membangun kebersamaan akhlakulkharimah seperti Budi Utamo. Bakominfo sebagai pelayan komunikasi dan pemerataan informasi publik untuk mencerdaskan warga. “Peningkatan kualitas pelayanan informasi publik dengan pemanfaatan dan pengembangan teknologi sangat perlu setelah 100 tahun Kebangkitan Nasional di Indonesia,” katanya. (ren)
|
|
|
|
04.07.2008
DHARMASRAYA, METRO-- Tingginya angka kecelakaan lalulintas di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), harus segera dihentikan. Jika tidak, tentu korban…
04.07.2008 | Metro Padang
TANMALAKA, METRO-- Sekitar 4.000 siswa tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dipastikan tidak bisa mencicipi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan…
|
|