|
Mahasiswi UPI Dihipnotis HP, Mas dan Uang Raib |
pdf
|
| cetak |
|
|
Sabtu, 17 Mei 2008 |
|
PADANG, METRO-- Pelaku hipnotis mulai melebarkan sayap usahanya.
Jika sebelumnya kejahatan ini hampir sebagian besar dilakukan di Ruang
Terbuka Hijau (RTH) dan pusat-pusat keramaian, sekarang pelakunya mulai
memasuki dunia kampus. Ini dibuktikan dengan kasus yang menimpa Ervida
Marda Sari (22),
mahasisiwi Universitas Persada Indonesia (UPI) Lubuak Bagaluang ini harus merelakan ponsel, perhiasan emas dan uangnya digondol pelaku yang menurutnya seorang lelaki yang diperkirakan berusia 38 tahun. “Kamis (15/5) sekitar pukul 14.00 WIB saya didatangi seorang pria yang tidak saya kenal sama sekali. Dia lalu membujuk saya untuk membeli jimatnya, entah kenapa tiba-tiba saja perhiasan saya yang terdiri dari gelang mas, dua buah cincin dan uang tunai sebesar Rp 1 juta ditambah ponsel Nokia seri 5500 berpindah tangan.
Saya baru menyadari kejadian itu setelah dia berlalu,” ucap warga Jalan Aru, Komplek Pemda ini kepada POSMETRO di Mapoltabes Padang. Informasi yang berhasil dihimpun POSMETRO, akibat kejadian itu korban mengalami kerugian tak kurang dari Rp 4 juta. Polisi masih menindaklanjuti laporan korban untuk mengungkap kasus kejahatan dengan modus hipnotis ini. (ped)
|
|
04.07.2008 | Metro Humaniora
Tubuh renta Eni (40), terlihat sosoknya lebih tua dari umurnya. Sesekali pandangannya menyapu para pengguna jalan Veteran yang tak…
|
|
04.07.2008 | Metro Gaya
Beragam gaya menghiasi pelataran parkir Lanud Tabing saat konser salah satu band papan atas digelar. Walaupun terkadang tak matching…
|
|