Saat ini ada 3 tamu online
Simpan Dua Ons Canabis Sativa, Warga Buayan Ditangkap pdf  | cetak |
Sabtu, 17 Mei 2008
PADANGPARIAMAN, METRO-- Tim Buser Polsek Batang Anai, berhasil mengungkap pelaku pengedar ganja. Dari tangan pelaku “AK” (29), petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) seberat 2 ons ganja (canabis sativa). “Pelaku yang merupakan warga Korong Buayan, Kenagarian Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman itu,
ditangkap berkat penyelidikan yang telah dilakukan sebelumnya,” ungkap Kapolres Padangpariaman AKBP Arum Priyono kemarin. Keberhasilan pengungkapan pengedar ganja ini, mengiringi kesuksesan tim Buser jajaran Polres Padangpariaman lainnya, yang telah berhasil menyita 9 Kg daun ganja kering pada Jumat (16/5) lalu. Beberapa waktu sebelumnya, juga telah diungkap pelaku pengedar lainnya di berbagai tempat terpisah.

Menurut Kapolres, tersangka berhasil ditangkap setelah dijadikan Target Operasi (TO) dalam rentang waktu yang cukup lama. Karena itu, setiap gerak dan langkah tersangka, terus dipantau petugas. Setelah pasti tersangka menyimpan daun ganja kering di rumahnya, petugas langsung melakukan penggrebekan. Setelah ditangkap, petugas menggiring tersangka ke Mapolsek Batang Anai bersama semua barang bukti (bb). (efa)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Pedagang Rokok di Jalan Veteran, Mengasuh 9 Anak Yatim Piatu

04.07.2008 | Metro Humaniora

Tubuh renta Eni (40),  terlihat sosoknya lebih tua dari umurnya. Sesekali pandangannya menyapu para pengguna jalan Veteran yang tak…

Nonton Konser, Bebas Berekspresi

04.07.2008 | Metro Gaya

Beragam gaya menghiasi pelataran parkir Lanud Tabing saat konser salah satu band papan atas digelar. Walaupun terkadang tak matching…

peristiwa.gif

Jalinsum Butuh Rambu

04.07.2008

DHARMASRAYA, METRO-- Tingginya angka kecelakaan lalulintas di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), harus segera dihentikan. Jika tidak, tentu korban…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

4000 Calon Siswa Tak Dapat Kursi

04.07.2008 | Metro Padang

TANMALAKA, METRO-- Sekitar 4.000 siswa tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dipastikan tidak bisa mencicipi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan…


advert-4.jpg

indosat.gif