|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota
Payokumbuah, Jumat dinihari (16/5) sekitar pukul01.15 WIB. Kali ini,
menghanguskan 3 petak ruko yang berlokasi di Jalan A Yani. Tidak hanya
itu, 2 orang pemilik Ruko juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir
mencapai Rp1 miliar. Kapolresta Payokumbuah AKBP Drs Ermi Widyatno MM
didampingi Kasat Reskrim AKP Eridal SH kepada POSMETRO, Jumat (16/5) di
ruang kerjanya mengatakan, musibah kebakaran yang melanda Kota
Payokumbuah, dengan mengamuknya si jago merah itu, api dengan cepat
menyambar 3 unit ruko sekaligus.
Tiga petak ruko berlantai III yang telah menjadi abu hingga rata dengan tanah itu, pemiliknya yang bernama Anwar (70) dan istrinya Rita Kamsari (66), memang tidak dapat terselamatkan lagi. Karena, api terlalu cepat membakar seluruh isi ruko. Padahal pada malam itu, korban Anwar tidur di lantai III dan istrinya di lantai I. Sampai saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan dari mana datangnya asal api. Akibatnya, toko Bintang Timur yang sehari-hari menjual barang-barang kelontong dan kedai kopi Kobeng itu jadi ludes dilalap si jago merah. Yang namanya musibah memang tidak dapat dielakan, meskipun tempat parkir mobil pemadam kebakaran Kota Payokumbuah setiap harinya, hanya berjarak sekitar 75 meter dari tempat kejadian peristiwa. Namun, api tetap saja tidak dapat dibendung.
Kenapa mobil pemadam kebakaran Kota Payokumbuah tidak cepat mengantisipasinya? Informasi yang diterima, malam naas itu kedua mobil pemadam kebakaran tengah bertugas, akan mengatasi kebakaran yang terjadi di Kenagarian Mungka. Kepergian ke daerah sejauh 25 Km arah Utara Kota Payokumbuah ini, karena ada telepon seputar kejadian kebakaran di daerah itu beberapa saat sebelumnya. Ternyata, informasi masyarakat tersebut salah. Sehingga, mobil pemadam kebakaran dari Kota Payokumbuah dan Kabupaten Limopuluah Koto yang telah melaju kencang menuju lokasi kembali pulang kandang. Menjelang sampai di posko, petugas pemadam hanya bisa tercenung menyaksikan yang terbakar itu adalah Ruko Bintang Timur dan kedai kopi Kobeng.
Apa hendak dikata, musibah kebakaran itu tidak dapat lagi diselamatkan. “Petugas hanya bisa mengantisipasi Toko Limbago yang menjual berbagai peralatan kantor dan beberapa petak ruko lainnya,” ujar Kapolresta. Setelah petugas pemadam kebakaran dua daerah ini dapat meredakan api, barulah anggota kepolisian dapat masuk kedalam Ruko, dengan menemukan 2 orang pemilik toko yang merupakan suami istri, dalam kondisi terbakar hingga gosong. Seterusnya, kedua korban itu dilarikan ke RSUD Dr Adnaan WD Payokumbuah untuk diambil visum et repertum. (nur)
|