Saat ini ada 4 tamu online
Nyamannya Rumah di Pinggir Kota pdf  | cetak |
Minggu, 18 Mei 2008
SEJAK tren kembali tinggal di kota merebak, penyebaran hunian bisa dibilang hampir merata. Sejumlah kalangan ada yang memutuskan kembali tinggal di pusat kota. Namun, tidak sedikit pula yang setia memilih tinggal di pinggiran Jakarta. Setiap kalangan memiliki alasan masing-masing. Bagi sebagian masyarakat, tinggal di apartemen maupun town house selain mempersingkat jarak dan waktu, juga memberikan prestise tersendiri. Namun, bagi sebagian masyarakat lainnya, tinggal di kawasan perumahan yang memiliki lahan cukup besar jauh lebih nyaman.
Jarak kadang tidak menjadi soal. Selama rumah itu nyaman, kepenatan setelah bekerja seharian penuh bisa sirna seketika. Bagi pengembang, tren kembali tinggal di kota bukan hal yang harus ditakuti karena sebenarnya sejak jauh hari pengembang telah melakukan langkah antisipasi. Seperti dilansir Okezone.com, pengembang dalam membangun proyek perumahan, sudah didasari perhitungan matang. Setiap proyek memiliki segmentasi yang berbeda. Inilah yang diyakini kalau  tren kembali tinggal di kota akan menurunkan minat masyarakat tinggal di pinggiran kota. Buktinya, permintaan masyarakat untuk mempunyai rumah di pinggiran kota masih tinggi. Dengan demikian, tidak heran hingga kini sejumlah pengembang masih memiliki keinginan mengembangkan hunian di daerah pinggiran.

Ada yang menganggap, kembali tinggal di kota merupakan sebuah tren yang hanya dilakukan sekelompok golongan tertentu. Terutama generasi muda yang sangat menghargai waktu. Sementara yang lainnya berpandangan, tinggal di luar kota memiliki keuntungan lain. Di antaranya, suasana alami dan jauh dari kebisingan. Masyarakat yang memiliki pandangan seperti itu biasanya tidak lagi mengkhawatirkan jam kerja. Golongan masyarakat seperti ini sangat mementingkan kenyamanan dalam memilih tempat tinggal. Bahkan terkadang, kalangan ini mempunyai dua tempat tinggal, yakni di pinggir kota dan apartemen. Rumah yang dimiliki di pinggiran dijadikan sebagai rumah utama, sedangkan apartemen dijadikan sebagai rumah kedua atau tempat istirahat sementara.(int)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

PLN Kembali Berjanji

06.09.2008 | Metro Padang

Mulai 10 September, Pemadaman 3 Jam Saja
SAWAHAN, METRO-- Semakin gencarnya keluhan masyarakat sekaitan dengan kebijakan pemadaman…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif