Saat ini ada 2 tamu online
Keharmonisan dengan Pers Mesti Dijaga pdf  | cetak |
Minggu, 18 Mei 2008
Sejenak dengan Kabag Inforkom Padangpariaman, Onzukrisno SH MSi
SOSOK pria bernama lengkap Onzukrisno SH MSi ini memang akrab dengan para pekerja jurnalistik di Kabupaten Padangpariaman. Kenapa tidak? Sebagai Kabag Inforkom Pemkab Padangpariaman, tentu setiap hari berurusan dengan pemburu berita. Kedekatannya dengan pers, tak terlepas dari kiat pria ini berhadapan dengan wartawan. Kiat itu sederhana saja, meskipun keberadaan rekan-rekan pers di posisi mitra kerja, tapi ia lebih cenderung menganggap teman-teman pers sebagai sahabat.
“Dengan memposisikan teman-teman pers sebagai sahabat, kalau sahabat sakit dengan sendirinya saya juga merasakan sakitnya. Seperti pepatah Minang mengatakan kalau sahabat manangih tantu awak sabak (sahabat menangis, kita ikut sedih-red),” ujar Onzukrisno kepada koran ini, Sabtu kemarin. Selain itu, menurut Onzukrisno, kuncinya menjalani pekerjaan ini dengan penuh keikhlasan dan keridhaan hati. Sebagai makhluk Tuhan memang tak terlepas dari plus minusnya alias kekurangan dan kelebihan. Mustahil sekali semua pihak bisa terpuaskan, tentu ada yang merasa kurang puas, tapi itulah adanya manusia. Plus minus itu dijadikan ajang introspeksi, agar lebih baik untuk masa akan datang. Karena bagaimanapun manusia ada sisi lemahnya.

Terkait informasi kepada rekan-rekan pers, ia mengakui, sesuai tugas dan fungsinya. Jika persoalan teknis itu sudah diserahkan kepada dinas teknis masing-masing. Yang menguasai teknis tersebut adalah masing-masing satuan kinerja perangkat daerah (SKPD). Namun, posisinya hanya menyampaikan perihal yang bersifat umum. Sedangkan, terkait kebijakan merupakan kewenangan dari kepala daerah, meskipun dipublikasikan melalui Inforkom. Inforkom sebagai etalasenya instansi, jelas Onzukrisno, dituntut piawai menjembatani kebijakan pemerintah yang tersendat dan tidak sampai ke tengah-tengah masyarakat. Maka disinilah peranan Humas kata lain dari Inforkom memainkan peranannya. Apakah itu dengan membentuk opini lewat media massa, plus minus dari kebijakan pemerintah yang kurang direspon publik. 

Program Perlu Diekspos   

Program yang dibuat SKPD harus diekspos melalui media massa, dengan tujuan agar masyarakat sebagai pemberi amanah mengetahui sejauh mana realisasi dari program tersebut. Apakah program tersebut menyentuh kepentingan masyarakat. “Untuk itu komitmen yang telah dijalin dengan berbagai media cetak perlu lebih diintensifkan,” ujar Onzukrisno.

Menurutnya, bagaimanapun setiap program yang telah dibuat setiap SKPD kalau tak dipublikasikan kepada publik melalui media, tak akan mempunyai arti apa-apa. Masyarakat hanya mengetahui progress report masing-masing dinas itu melalui media massa. Sampai di mana pelaksanaan program yang telah dilaksanakan setiap SKPD tersebut.
Onzukrisno mengimbau, agar semua SKPD selalu menginformasikan setiap program yang telah dilaksanakan jangan lupa untuk ditindaklanjuti melalui media massa. Semua itu tak terlepas dari pejabat itu sebagai pemegang amanah dari masyarakat. Alangkah naif kiranya, bila hal tersebut tak disampaikan kepada masyarakat sebagai komunitas pemberi amanah.

Ditambahkan Onzukrisno, setelah semua kebijakan pemerintah itu diekspos kepada masyarakat melalui media, dengan sendirinya akan diketahui sejauh mana dampak positif dari kebijakan tersebut. Kemudian, bisa diketahui umpan baliknya dari masyarakat. Berdasarkan hal itu pemerintah juga bisa melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan tersebut. Pemerintah sebagai pelaksana kegiatan bisa mengetahui apakah kebijakan telah tepat sasaran. Dan menjadi tolak ukur di kemudian hari, apakah layak atau tidaknya program dari SKPD itu bisa dilanjutkan kepada anggaran berikutnya. (***)


 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

PLN Kembali Berjanji

06.09.2008 | Metro Padang

Mulai 10 September, Pemadaman 3 Jam Saja
SAWAHAN, METRO-- Semakin gencarnya keluhan masyarakat sekaitan dengan kebijakan pemadaman…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif