Saat ini ada 1 tamu online
Bahu Jalan Jadi Pembuangan Sampah, Warga Berharap Kontainer pdf  | cetak |
Senin, 19 Mei 2008
IV ANGKEK, METRO-- Tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan Raya Bukiktinggi - Payokumbuah tepatnya di Km 6, keberadaannya sudah mengganggu dan meresahkan. Ironisnya, tumpukan sampah di bahu jalan negara itu, terkesan dibiarkan tak terurus. “Kondisi bahu jalan tepatnya di Kenagarian Biaro Gadang, Kecamatan IV Angkek itu sangat memiriskan.
Tumpukan sampah dengan aroma kurang sedap, telah memberikan kesan buruk terhadap daerah ini,” tegas pemuka masyarakat Kenagarian Biaro Gadang St Pangulu kepada POSMETRO, Sabtu (17/5) lalu. Dikatakan St Pangulu, tumpukan sampah itu sudah disampaikannya kepada Kantor Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Kabupaten Agam. Jawabannya, keluh St Pangulu, sangat mengecewakan. “Sewaktu dilaporkan, didapat jawaban armada pengangkut sampah terutama di Agam kawasan Timur tidak ada.

Untuk mengatasi sampah di Pasar Biaro saja, mereka mengaku kesulitan,” ungkap St Pangulu seputar jawaban yang diterimanya sewaktu melaporkan tumpukan sampah itu. Menurutnya, keberadaan sampah yang ada di pinggir jalan raya tersebut, sebetulnya tidak perlu terjadi. Jika seandainya, kebijakan yang sudah pernah dilakukan tetap dilanjutkan. Dimana, ketika Menpan melakukan kunjungan kerja ke Sumbar beberapa waktu lalu, di dekat tumpukan sampah tersebut disediakan fasilitas kontainer sampah. Sayangnya, seiring dengan berangkatnya menteri, kontainer sampah yang ada di dekat itu raib entah kemana. “Kami sangat mengharapkan, masalah ini dengan cepat diatasi. Kalau sampah dibiarkan tetap menumpuk di tempat itu, dikhawatirkan akan semakin menggunung,” tukuknya.

Segera Diatasi

Dihubungi per telepon pada Minggu (18/5), Kabag Humas Pemkab Agam Rahman SIP mengungkapkan, armada truk sampah yang operasionalnya dikhususkan untuk Agam Kawasan Timur belum tersedia. Dulunya, jika ada tumpukan sampah dikawasan tersebut, diatasi dengan menggunakan armada pengangkut sampah untuk daerah Baso. “Seandainya kondisinya sudah mendesak, akan dikirimkan armada sampah dari Lubuak Basuang. Dengan adanya masalah ini, secepatnya kami akan memberitahu petugas LHKP,” tandas Rahman. (wan)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Syawir seorang Pemulung Tanpa Tempat Tinggal, Hidup Sebatang Kara

03.09.2008 | Metro Humaniora

Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…

Paket SEK Toko Selamat

20.11.2008 | Metro Gaya

MENDEKATI Hari Raya Kurban kali ini, Toko Selamat yang merupakan spesialis penyedia bumbu-bumbu mengeluarkan paket terbaru mereka. Paket…

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif