|
Perbaikan Segera Dilakukan
SAWAHAN, METRO-- Kepala Bagian Umum Pemko Padang Umum Raju
Mindrofa SSTp dipangggil Komisi C DPRD Kota Padang terkait jatuhnya
seorang anak Syahbilal Zuhri (2) atau Ozi dari lantai II gedung baru
Balaikota Padang beberapa waktu lalu. Mantan ajudan walikota itu
menjelaskan kejadian jatuh dan tewasnya Ozi itu karena belum
dirampungkannya perbaikan tangga. Ketua Komisi C Ir Priyanto MM
langsung memimpin pertemuan.
“Kita sudah mengganggarkan perbaikan gedung akibat gempa. Bahkan, karena terlalu banyak, dananya mencapai Rp 800 juta untuk perbaikan lantai IV gedung balaikota baru. Namun, pagar di lantai 2 hanya dilakukan perbaikan ringan,” kata Raju yan tidak banyak ngomong dalam pertemuan itu dan langsung menemani Komisi C ke tempat kejadian peristiwa (TK), Jumat (16/5). Wakil Ketua Komisi C Drs Faizal dari Partai Demokrat menyesalkan tindakan perbaikan seadanya oleh Pemko Padang di lantai II. Bahkan, katanya, pagar tangga dilantai dua hanya ditutup dengan triplek.
Sedangkan, pagar lantai dua ditutup dengan meja saja. Karena ada yang menggeser meja, seorang anak tewas karena terjatuh ke lantai I. “Ini murni kelalaian. Kabag umum harus bertanggungjawab penuh untuk segera menyelesaikan perbaikan pasca bencana gempa. Gempa sudah terjadi lebih dari 5 bulan lalu. Kenapa sampai saat ini masih belum diselesaikan. Dari peninjauan langsung terlihat, tangga dari lantai I ke lantai II seperti dibiarkan begit saja. Tidak ada upaya untuk menutupinya dengan triplek,” tegas Faizal.
Priyanto menilai, hingga saat ini Pemko Padang belum serius membenahi kondisi bangunan yang terkena gempa. Salah satu bukti konkritnya yaitu tewasnya seorang balita yang jatuh dari lantai dua Balaikota Padang beberapa waktu lalu. “Harusnya pasca gempa sudah dimulai pembenahan, dan prioritas selain rumah warga yang rusak, juga fasilitas umum, karena masyarakat akan sering menggunakan,” tandas Politikus PPP ini. Raju tidak menampik, pihaknya belum tungas melakukan rehab pasca bencana. Namun, dia berjanji akan segera merealisasikan perbaikan. “Perbaikan gedung baru Balaikota yang rusak akibat gempa pada APBD 2008 telah dianggarkan Rp 750 juta untuk fisik dan Rp 5 juta perbaikan listrik,” katanya usai pertemuan yang juga diikuti Kepala Badang Catatan Sipil Drs Zainal Ibrahim. Saat kejadian, ibu korban sedang berurusan ke kantor Zainal. (rvi)
|