Bergaya dengan Lampu Outdoor pdf  | cetak |
Minggu, 25 Mei 2008
LAMPU-LAMPU yang dipasang di luar rumah (outdoor) sering kali terabaikan. Padahal, elemen eksterior ini butuh perawatan dan pemeliharaan yang tepat. Sesuai namanya, lampu outdoor memang didesain khusus untuk diletakkan di luar rumah. Dari segi bentuk memang tak jauh berbeda, namun lampu outdoor punya daya tahan yang lebih kuat dibandingkan lampu indoor.

Seperti dilansir okezone.com, Pasalnya, lampu outdoor diletakkan di luar rumah yang notabene sering kontak langsung dengan panas, dingin, basah, dan kering, daya tahannya sudah didesain untuk tangguh terhadap cuaca. Dari segi fisik lampu indoor dengan outdoor biasanya ada perbedaan. Lampu outdoor dibuat dengan kerapatan yang baik pada tiap celahnya yang ditujukan agar tidak terkena air hujan. Contohnya model lampu gantung dengan desain cangkang kerang yang sering dipasang di-entrance bagian fasad.

Lampu ini terlihat sangat rentan menampung air. Namun, bagian dasarnya sudah didesain agar tahan terhadap air. Lampu taman yang termasuk kategori lampu outdoor, desainnya sudah disesuaikan dengan tempat yang tentunya di taman, seperti cat, material, dan desain yang tahan terhadap cuaca. Namun, sebagai pengingat, tidak menutup kemungkinan juga kalau lampu indoor dipasang di outdoor atau sebaliknya, lampu outdoor dipasang di indoor. Karena pada dasarnya yang lebih menentukan positioning-nya adalah desain.

Nah, setelah Anda paham perbedaan lampu indoor dengan outdoor, kini kita akan membicarakan satu per satu trik dan tipsnya dalam merawat maupun tata letaknya. Merawat lampu outdoor (termasuk di dalamnya lampu taman) tidak sulit, harus dirawat secara berkala, yakni dengan membersihkan cangkangnya. Misalnya lampu taman gaya klasik, biasanya kan desainnya meliuk-liuk, ini sering menyimpan debu dan jika kualitas catnya tidak bagus akan mudah berkarat di bagian sela-sela yang menyimpan air. Untuk buka-tutup lampu yang jadi akses pemasangan bohlam, bersihkan bagian dalamnya dari debu yang terkumpul. 

Bagian cangkang yang luar, bersihkan secara berkala. Apalagi musim hujan seperti sekarang-sekarang ini, usahakan dua minggu sekali. Kalau jarang hujan, paling tidak sebulan sekali dibersihkan. Bagian yang bermaterialkan besi, berikan lapisan antikarat.  Kalaupun sudah mulai berkarat, sebaiknya dicat ulang. Sebelum mulai mengecat, buka bohlam lampu dan bagian yang terbuat dari kaca. Jika bagian kaca dibuat permanen, jangan kehilangan akal, gunakan penutup dari kertas koran, berikan selotip di bagian perbatasan kaca dengan besi (bagian yang ingin dicat). Jika material lampu terbuat dari besi krom,tidak ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Satu-satunya jalan ialah mengkrom ulang, kalaupun Anda berencana untuk mengubah tampilannya dengan bahan cat, itu akan sia-sia. Selamat mencoba.(int)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tradisi Asmara Subuh, Pelampiasan Ruang Kontak Sosial?

07.09.2008 | Metro Padang

LUBUAK LINTAH, METRO-- Tradisi Asmara Subuh bagi kalangan remaja di sebagian Kota di Sumbar, merupakan kronologis penyimpangan dari…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif