Saat ini ada 9 tamu online
Koppas AIPT (Abuan Ikatan Penyewa Tetap) Kota Padangpanjang, Lima Usaha Untuk Kesejahteraan Anggota pdf  | cetak |
Minggu, 25 Mei 2008
MENYEBUT nama AIPT, tentu akan langsung mengingatkan kita kepada Kota Padangpanjang. Tidak dapat dipungkiri, nama AIPT adalah nama yang melekat secara utuh di masyarakat Kota Padangpanjang khususnya pedagang di Pasar Pusat Padangpanjang. Malah para pedagang yang bakureh di pasar tersebut sejak tahun 1954 sepakat membentuk sebuah koperasi pedagang pasar dengan menggandeng nama AIPT. Sejak didirikan hingga saat ini, nama tersebut tetap tidak berubah yaitu KOPPAS AIPT.

Koperasi rang balai ini memang mengalami pasang surut seiring dengan kondisi zaman saat itu, namun demikian kemaslahatan anggota selalu menjadi acuan utama bagi pengurus koperasi bersangkutan. Saat ini, koperasi yang beranggotakan sebanyak 337 orang ini tetap eksis dengan kegiatannya. Sayangnya, untuk lebih memaksimalkan kinerja dan juga lebih meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya, untuk tahun 2008 ini sementara waktu KOPPAS AIPT tidak lagi melakukan penambahan jumlah anggota. Ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota yang ada, dalam hal ini pengurus KOPPAS AIPT telah mencanangkan target kalau kesejahteraan anggota di atas segalanya.

Sebagai koperasi pasar, sesungguhnya perjalanan koperasi ini telah sangat jauh  melampaui target awal. Dimana saat ini, KOPPAS AIPT memiliki lima unit usaha yang terdiri dari Unit Simpan Pinjam (USP), Unit Kredit Candak Kulak (KCK), Unit SP subsidi BBM, Unit Warung Telekomunikasi, Unit penebusan rekening listrik dan air anggotanya. Meskipun memiliki lima unit usaha, namun hanya tiga unit kegiatan saja yang benar-benar menjadi primadona yaitu USP, KCK dan SP BBM. Sementara sisanya walau tetap mengantongi keuntungan namun masih belum sebesar tiga unit usaha yang menjadi primadona sebagaimana disebut di atas.

H Mawardi Sidi Sutan selaku ketua KOPPAS AIPT kepada POSMETRO di kantor koperasi bersangkutan, Sabtu (24/5) kemarin menyebutkan, selama tahun 2007, ketiga unit usaha yang menjadi primadona terus menunjukkan peningkatan volume usaha. Dari sebesar Rp 8.046.200.000,- untuk volume usaha unit simpan pinjam, selama tahun 2007 meningkat sebesar Rp 304.200.000, atau dengan persentase 3,9 persen. Sementara volume usaha untuk unit KCK sebesar Rp 4.216.500.000,-, terjadi peningkatan sebesar Rp 464.850.000,-  sama dengan 12,4 persen. Sedangkan untuk volume usaha pada unit SP BBM sebesar Rp 2.573.800.000,-, meningkat sebesar Rp 342.650.000,- atau 15,4 persen

"Dalam upaya melanjutkan dan mengembangkan kegiatan usaha, serta meningkatkan prestasi yang telah dicapai, kami senantiasa melakukan pembenahan-pembenahan di semua bidang. Disamping itu, kami juga selalu berupaya untuk konsisten melakukan penyesuaian-penyesuaian pelaksanaan operasional kegiatan usaha yang ada. Ada yang membanggakan, dalam melaksanakan sistim administrasi keuangan di sini, KOPPAS AIPT sudah mengarah kepada sistim akuntansi murni, yakni dengan berpedoman kepada Pernyataan Standar Akuntansi Koperasi (PSAK) No 27 yang merupakan revisi tahun 1999," jelasnya.

Tidak hanya selalu berkutat mengurus uang masuk saja, KOPPAS AIKP pun ternyata memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Dimana, KOPPAS AIPT tercatat secara rutin memberikan kepentingan keagamaan seperti ke  mushalla dan masjid. Selain itu, KOPPAS AIPT pun menyisihkan sebagian keuntungan untuk memberikan santunan bagi anak yatim. Sementara untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, setiap tahunnya KOPPAS AIPT juga mengeluarkan Tunjangan Hari Raya (THR), pemberian penghargaan (reward) bagi 12 orang anggota berpertasi dalam hal ini kategorinya adalah anggota yang memiliki simpanan tertinggi. Perhatian lainnya adalah bantuan atau santunan bagi keluarga anggota yang meninggal dan bantuan bagi anggota yang menggelar pesta pernikahan.

Ketika disinggung persyaratan untuk menjadi anggota KOPPAS AIPT, Mawardi yang akrab disapa Pak Haji ini menyebutkan semuanya disesuaikan dengan AD/ ART KOPPAS AIPT  yaitu membayar simpanan pokok sebesar Rp 300.000,  membayar uang sosial sebesar Rp 100.000, serta membayar uang administrasi sebesar Rp 50.000,-. "Bagi anggota yang meminjam, total jumlah pinjaman juga akan diberikan bunga sebesar enam persen setahun. Tidak hanya itu, jasa simpanan dan pinjaman juga akan dikembalikan kepada anggota. Hingga 31 April 2008 ini, KOPPAS AIPT telah mengeluarkan pinjaman kepada anggota, dengan total sebesar Rp 5.448.550.000,-. Tentunya pinjaman diberikan bagi anggota yang dianggap telah memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan. Dalam hal ini, besaran pinjaman tidak kami batasi," lanjutnya.

Selain terus mengupayakan peluang-peluang usaha baru guna meningkatkan daya saing di tahun 2008, KOPPAS AIPT juga melakukan peningkatan manajemen pelaksanaan di masing-masing unit usaha yang telah ada. Khusus bidang permodalan, koperasi juga telah berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pembiayaan dengan pihak luar. Dari total target pendapatan operasional dan non operasional tahun 2008 sebesar Rp 814.457.097,-, setidaknya hingga 31 April tahun ini sebut Mawardi, telah terealisasi sebesar Rp 495.547.573,-. Melihat kondisi tersebut, pihaknya mengaku optimis jika target pendapatan tahun 2008 bisa direalisasikan secara maksimal.

"Secara organisasi kami bisa berbangga hati karena perkembangan KOPPAS AIPT terus terlihat, namun demikian kami tetap berharap pembinaan dan perhatian dari pemerintah khususnya institusi perkoperasian tetap ada. Karena hanya melalui pembinaan berkelanjutanlah KOPPAS AIPT bisa tetap maju," tandasnya mengakhiri.(ryan syair)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif