Saat ini ada 9 tamu online
Pendapatan BUMI Naik 28,8% pdf  | cetak |
Minggu, 01 Juni 2008
PT Bumi Resources Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan bersih 28,8 persen pada kuartal I-2008 menjadi US$ 103,3 juta dari perolehan pendapatan bersih di kuartal I-2007 yang sebesar US$ 80,2 juta. Demikian disampaikan oleh Senior Vice President Bumi Resources Dileep Srivastava dalam laporan keuangan seperti dilansir DetikFinance, Sabtu (31/5).
Selain itu untuk penjualan, pada kuartal I-2008 Bumi berhasil mencatatkan penjualan sebesar US$ 663,6 juta atau tumbuh 14,8 persen dibandingkan perolehan penjualan di kuartal I-2007 yang berjumlah US$ 577,9 juta. Dengan pencapaian tersebut di atas, maka pada kuartal I-2008 Bumi memperoleh laba kotor sebesar US$ 250,2 juta meningkat 20,1 persen dibandingkan laba kotor kuartal I-2007 yang sebesar US$ 208,3 juta. Sementara pendapatan operasi perseroan pada kuartal I-2008 tumbuh 43,3 persen menjadi US$ 160,9 juta. Lalu perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 33,4 persen di kuartal I-2008.

Dalam laporan tersebut juga dikatakan kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi berpengaruh terhadap kenaikkan ongkos produksi perseroan. Ongkos bahan bakar meningkat 29 persen, lalu harga solar meningkat 62 persen menjadi US$ 0,81 per liter dimana pada 2008 perseroan memperkirakan harga solar adalah sebesar US$ 0,8 per liter. Target 2008 dikatakan dalam laporan tersebut tidak ada perubahan, dimana target produksi tetap menjadi 64 juta ton meningkat dari produksi 207 yang sebesar 54,2 juta ton. (net)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif