Saat ini ada 1 tamu online
Pusat Pendidikan Pariwisata Kharisma Graha Wisata pdf  | cetak |
Minggu, 08 Juni 2008
Pilihan Tepat Hadapi Era Globalisasi
Potensi pariwisata tampaknya selalu dilirik banyak pihak. Tidak hanya pemerintah tapi juga dunia pendidikan. Salah satunya dibuktikan dengan hadirnya pusat pendidikan program 1 tahun Kharisma Graha Wisata di Kota Padang baru-baru ini. Dalam Talk show, yang bertajuk peluang kerja di dunia penerbangan, perhotelan dan kapal pesiar di  Pengeran Beach Hotel, Sabtu (7/6) sejumlah pakar yang hadir mengungkapkan betapa besarnya kesempatan generasi muda untuk berkarir di lapangan kerja yang berhubungan langsung dengan dunia pariwisata itu.
Sejumlah pihak hadir dalam acara ini seperti Marketing Garuda Indonesia, Ita Yusranita, mantan Kapten Kapal Harmon Bahar,  dan praktisi perhotelan Hendri Agung. Pemimpin umum Kharisma Graha Wisata, Djoko Soetrisno didampingi Zaharman Zanhar yang bertindak sebagai pembawa acara.  menyebutkan, era globalisasi yang serba kompetitif dibutuhkan SDM yang profesional dan siap kerja dengan pengusaan ilmu keterampilan yang memadai. Untuk itulah, dia mendirikan Graha wisata School tahun 1996 di Surakarta. Di Indonesia sudah berdiri 21 cabang yang salah satunya dibuka di Padang awal tahun ini.

Tidak kurang dari 200 peserta yang mengikuti talk show itu, secara aktif melontarkan pertanyaan. Peserta berharap bisa ikut berkompetisi di lapangan pekerjaan yang berhubungan langsung dengan dunia pariwisata itu. Sebagian diantara mereka masih meragukan peluang wanita yang berpakaian muslim untuk menjadi pramugari. Namun kondisi seperti itu kata marketing garuda tidak perlu dikhawatirkan.  “Maskapai Emirat dan Saudari Arabia mengharuskan pramugarinya berpakaian muslimah. Jika mampu berkompetisi kita bisa bekerja di sana. Khusus garuda biasanya berpakaian garuda pada musim haji. jika berprestasi bisa diperpanjang kontrak kerjanya,” jawab Ita kemarin.

Sementara itu owner Graha Wisata School cabang Padang, Maysitah mengatakan Graha Wisata School mempunyai agent penyalur tenaga kerja resmi sebagai akses ke dunia kerja yang setiap tahun memberikan kesempatan bagi semua output lulusannya. Diantara sekian banyak program yang ditawarkan tercatat program perhotelan yang paling banyak diminati.  Dalam program ini ditonjolkan materi pendidikan General English, Etika Hotel Food and Beverage Service I & II, Hotel Marketing, bahasa Jepang dan lainnya. Selain itu juga ada program pramugari dengan materi pendidikan Social Etiequete, Fligh Safety, Cabin Practise General English dan bahasa asing lainnya. Sedangkan Program Ground Staff & Guiding mempelajari materi Operating Handling, Pax Handling, Air Law Handling, Management Complaint, Social Etiquete dan General English.

Meskipun kesempatan terbuka luas, menurut owner, seleksi dilangsungkan secara ketat. Diantaranya yang harus dilewati oleh peserta pelatihan Graha Wisata School meliputi tes kesehatan gigi, jantung dan paru serta virginitas. Tes yang terakhir masih terkendala penerapannya  karena tersandung masalah HAM.  “Hasil seleksi, lulusan gelombang 1 tercatat 18 orang dari 72 orang peserta pendaftaran. Kita akan lanjutkan lagi gelombang II dan III. Jika lulus selama mengikuti pelatihan peserta akan dilibatkan Part Time di lapangan pekerjaan sebenarnya. Supaya tidak kikuk setelah lulus nantinya,” jelas Maysitah didampingi wakil ketua Hotma Enda.(u)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tradisi Asmara Subuh, Pelampiasan Ruang Kontak Sosial?

07.09.2008 | Metro Padang

LUBUAK LINTAH, METRO-- Tradisi Asmara Subuh bagi kalangan remaja di sebagian Kota di Sumbar, merupakan kronologis penyimpangan dari…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif