Saat ini ada 4 tamu online
Viar Sepeda Motor Handal, Bidik Pangsa Pasar Baru pdf  | cetak |
Minggu, 15 Juni 2008
Dari Kunjungan Agen, Sub Agen Area Sumbar-Lampung
Sepeda motor Viar pemegang merk PT Triangle Motorindo (TM), sejak berdiri tahun 2000 lalu sudah memikirkan membidik pasar semua  kalangan. Mulai dari menegah kebawah, hingga atas. Dan kenaikan harga BBM tidak berpengaruh pada harga Viar. Hingga kini harga Viar masih biasa dan terjangkau. Selain varian yang telah ada,  beberapa varian baru sudah diproduksi.
Tahun depan TM menambah varian dengan mengeluarkan sepeda motor metic dan besar 150 cc dan 200 cc. Semuanya merupakan permintaan konsumen penikmat produk TM.   Image sepeda motor murah berkualitas rendah tak selama benar. Terlebih setelah hadirnya PT Triangle Motorindo (TM) sebagai pemegang merek Viar sejak tahun 2000 silam. Delapan tahun bersaing di pasar Indonesia, motor buatan non Jepang ini terus menggandakan ketangguhannya dengan meningkatkan kualitas kendaraan.

PT TM didukung pabrik seluas 6 hektar di Semarang Jawa Tengah dengan produksi 600 unit sepeda motor per harinya.  Didukung tenaga ahli dari ROC Taiwan serta 280 mekanik yang handal, PT TM melakukan perakitan secara penuh. Baik perakitan mesin maupun rangka kendaraan. “Ini merupakan strategi untuk dapat membidik pangsa pasar baru demi kelancaran Viar sehingga dapat mengisi kebutuhan masyarakat yang tinggi akan sepeda motor. Kita memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan kualitas produksi motor Viar terbaik. Semua ditujukan demi kepuasan pelanggan Indonesia,” tegas Direktur Operasional Viar, Yucuanto Susetyo didampingi Area Marketing Viar Sumbar, Masgus Budiwhan. Disebutkan Yucuanto Susetyo, perakitan secara penuh tersebut, kualitas kendaraan yang dihasilkan dan dipasarkan tetap terjaga, karena melalui pengawasan produksi (quality control) yang cermat.

Dikatakannya, proses seleksi telah dimulai sejak pemakaian bahan baku (sparepart). Tenaga mekanik dibawah pengawasan ahli, melakukan proses pengujian part secara mendalam dan tepat guna. Bahan baku yang digunakan juga melalui uji statis dengan peralatan canggih yang ada di Semarang. Uji motorik dilakukan dengan menempatkan part pada kendaraan dalam waktu tertentu. Dan terakhir, dilakukan pengujian melalui kerjasama dengan instansi resmi pemerintah, seperti Balai Uji Serpong. Selain itu , PT TM juga melakukan seleksi dan memastikan mitra-mitra kerja melakukan supply part untuk perakitan motor Viar. Tak peduli apakah itu part produksi lokal atau impor. Part yang digunakan merupakan produksi perusahaan terbaik, memiliki komitmen dan teruji dalam memenuhi kebutuhan industri motor Indonesia dan dunia.

Meski melalui proses produksi sebagaimana perusahaan perakitan motor Jepang, tapi PT TM mampu memberikan perbedaan. Dengan desain model mengikuti perkembangan dan kualitas terbaik, Viar hadir dengan harga murah nan ekonomis. “Bahkan saat harga BBM melambung tinggi dan tekanan biaya hidup yang meningkat tajam, Viar memberikan solusi terbaik ,” ujar Yucuanto. Kehandalan Viar bukan isapan jempol belaka. Tahun 2002 lalu, dilakukan pengujian kualitas Viar dengan mengeglar touring Jakarta-Palembang non stop. Kegiatan itu berlanjut dua tahun kemudian dengan touring 896 kilometer dari Jakarta-Surabaya. Dan 2007, motor Viar lolos uji emisi dan mendapatkan sertifikat Euro II.

Pengembangan Pabrik

Setiap tahu permintaan motor Viar kini terus menanjak. Terbukti dengan peningkatan permintaan dan penjualan. Ini karena secara kualitas produk juga meningkat dan makin ekonomis. Menyadari kondisi itu, Yucuanto Susetyo menyebutkan akan melakukan pengembangan pabrik lebih awal dari waktu yang direncanakan. “Pabrik baru seluas 18 hektar tengah disiapkan. Ditargetkan pabrik ini siap beroperasi di tahun 2009. Hingga dapat sesegera mungkin memenuhi kebutuhan pasar,” tegas Yucuanto.

Tak dapat dipungkiri, peningkatan konsumsi kendaraan, menyebabkan meningkatnya kebutuhan suku cadang kendaraan. Untuk itu, perusahaan terus menambah pasokan suku cadang ke masing-masing sub dealer dan memangkas jalur distribusinya. Tentunya, suku cadang kualitas terbaik dan sama persis dengan yang digunakan untuk perakitan Viar. Disamping itu suku cadang varian lain sejenis juga dapat digunakan. Perkembangan peningkatan penjualan motor Viar juga menarik minat dan perhatian berbagai lembaga pembiayaan, untuk ikut berperan melayani penjualan kredit. Berbagai perusahaan pembiayaan besar yang beroperasi di Indonesia mencatatkan diri telah bergabung memasarkan Viar. Hingga kini, Bakhti Finance merupakan satu-satunya lembaga pembiayaan resmi motor Viar.

Sejalan dengan itu, Yucuanto menyebut jaringan penjualan motor Viar terus dibagun di berbagai daerah Indonesia. Bahkan dengan beroperasinya pabrik baru di Semarang Jawa Tengah tahun 2009, maka diharapkan produk motor Viar dapat hadir di seluruh wilayah nusantara. Komitmen PT TM untuk menghadirkan motor Viar sebagai produk motor murah berkualitas dan kemudahan melakukan pembelian  terus ditingkatkan. Ini merupakan wujud komitmen utama dalam memberikan kepuasan pelanggan dan memenuhi moda transportas motor bagi masyarakat Indonesia. “Motor Viar adalah pilihan tepat bagi masyarakat Indonesia yang cermat dalam membeli sepeda motor untuk keperluan transportasi,” ungkap Yucuanto. (ped)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Parsenibud Solsel Ikuti Fiesta Nusa II di Bali

28.09.2008

SOLSEL, METRO-- Kantor Pariwisata, Seni, dan Budaya (Parsenibud) kabupaten Solok Selatan akan mengikuti Fiesta Nusa II di Bali…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

PDAM Dinilai Langgar Prosedur, Azhar: BPKP Telah Mengaudit

11.10.2008 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO-- Anggota DPRD Kota Padang menilai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, tidak profesional dalam melaporkan…



advert-4.jpg

indosat.gif