|
Perusahaan Tommy Suharto Bagi Obat Gratis di Taluak Bayua
KEBERADAAN Pelabuhan Taluak Bayua di Kota Padang, selain berdampak
terhadap pertumbuhan ekonomi, juga meninggalkan dampak negatif bagi
kesehatan warga setempat. Ratusan orang yang bermukim di sekitar
wilayah penuh debu itu, diduga mengalami gejala penyakit ISPA (Infeksi
Saluran Pernafasan Akut). Penyakit itu, sudah sangat identik dengan
masyarakat di kawasan pelabuhan.
Berangkat dari hal itulah, PT Humpuss Intermoda Transportasi TBk (PT HIT)menggelar kegiatan bakti sosial pengobatan gratis. Lebih dari 275 warga setempat mendatangi kegiatan yang difokuskan di Kantor Lurah Taluak Bayua Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (21/6). Rata-rata mereka memang mengeluhkan gejala sesak nafas dan penyakit kulit akibat polusi yang ditimbulkan dari kegiatan pelabuhan.
“Sebelum menggelar kegiatan itu, kami telah melakukan survei ke perumahan-perumahan warga. Hasilnya, tim dokter PT HIT merekomendasikan, agar kita menyediakan pengobatan gratis dengan memaksimalkan obat-obatan untuk penyakit ISPA dan kulit. Kejadian ini juga berlangsung di pelabuhan-pelabuhan lain,” kata Sekretaris Perusahaan PT HIT Sapto Basuki di sela-sela kegiatan.
Menurut sekper perusahaan milik Tommy Soeharto (Hutomo Mandala Putra Suharto/Humpus) itu, kegiatan yang dilakukan perdana ini, adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial perseroan kepada masyarakat sekitar. Meski berlangsung sehari, pasien akan terus diberikan pemantauan perkembangan kesehatan mereka. Untuk mendukung kegiatan, PT HIT mendatangkan 1 orang dokter umum dan 2 orang apoteker.
“Seorang dokter itu berguna untuk mengidentifikasi lebih jauh, penyakit apa yang diderita oleh si pasien. Setelah koordinasi antara dokter dengan apoteker, obat-obatan akan diberikan secara cuma-cuma. Kalau tidak ada, mereka dapat menunggu, kami akan memberikannya menyusul,” kata Sapto didampingi, Humas PT HIT Hamdani H dan Rekanan PT HIT dari PT Bahari Utama Line (PT BUL) Asep Subrata.
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa trasportasi laut (perkapalan) dengan rute Padang Jakarta dan Seluruh Pelabuhan di Indonesia itu telah melakukan kegiatan pengobatan gratis yang sama di Tanjung Priok (Jakarta), Banjarmasin dan beberapa pelabuhan lainnya. Tidak hanya pengobatan ISPA, beberapa keluhan penyakit seperti darah tinggi dan gangguan pencernaan lain juga diberikan. Juga tidak tertutup kemungkinan untuk penyakit lain. Perseroan berharap, lanjut Sapto, dengan dilakukannya pengobatan ini, akan menimbulkan ikatan yang lebih baik antara PT HIT dengan masyarakat sekitar lokasi kapal-kapal PT HIT bersandar.
“Selain pengobatan gratis, kita juga membagi-bagikan susu kepada setiap pasien,” kata Sapto yang menyebutkan, saat ini PT HIT telah menambah armada kapal baru yaitu MV Batang Anai, kapal petikemas yang memiliki rute Padang-Jakarta-Padang dengan 6.687 DWT, dan panjang 113,76 meter. Beberapa warga mengaku sangat terbantu dengan apa yang dilakukan PT HIT ini. Menurut, Ujang (54), dia sudah menderita sesak nafas sejak beberapa tahun terakhir. Namun, tidak berani untuk memeriksakan ke dokter, karena ketiadaan biaya. “Untuanglah ado acara ko, bisa awak tahu apo panyakik yang ado. Salain gratis, juo mambaok susu pulo,” kata warga Taluak Bayua ini, beranjak pulang. (reviandi)
|