Saat ini ada 1 tamu online
UNES Wisuda 249 Mahasiswa, Bertekad Lahirkan Para Pioner pdf  | cetak |
Sabtu, 21 Juni 2008
Universitas Eka Sakti (UNES) - Akademi Akuntansi Indonesia (AAI), mewisuda 249 lulusannya, dari delapan fakultas, program magister, sarjana dan ahli madya. Wisuda tahun akademik 2007-2008 yang berlangsung pada hari Sabtu (22/6) ini dipimpin langsung oleh Rektor UNES Prof Drs H Andi Mustari Pide Sh. Menurut Rektor UNES dihadapan Wisudawan dan Wisudawati yang memadati ruang audotarium UNES.
Semenjak UNES berdiri pada tahun 1984 hingga saat ini, UNES telah meluluskan 9.782 sarjana dari berbagai disiplin ilmu serta 6.504 lulusan yang berasal dari AAI serta MIK (Manajement Ilmu Komputer). Dengan pengecualian 90 lulusan Magister Hukum dari Program Pasca Sarjana yang dibuka pada tahun 2000. Fakta tersebut membuktikan kalau UNES selalu ambil bagian dalam mengemban misinya sebagai salah satu pusat bimbingan pendidikan tinggi dalam negeri. Sesuai dengan apa yang tertera dan diamanatkan UUD - RI Tahun 1945 dalam hal mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya berharap, dari kelulusan ini nantinya lahirlah para pioner-pioner (Pelopor) yang menjadi pembuka jalan bagi kemajuan bangsa ke arah yang lebih baik. Serta dapat memberikan warna baru dalam kehidupan masyarakat dan dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh semasa menempuh pendidikan di UNES- AAI Padang demi terciptanya sinergis yang memadai,” ulas Andi Pide. Sedangkan Ketua Yayasan Perguruan tinggi Indonesia, Dr Hj Erawati Toelis MM yang pada hari sabtu tersebut tepat ber-usia 70 tahun berharap keberhasilan yang telah diraih oleh para wisudawan dan wisudawati tidaklah menjadi yang terakhir dalam menuntut ilmu. Melainkan menjadi awal dalam menatap masa depan yang penuh dengan tantangan dan perubahan dalam semua aspek.

“Saya rasa, para wisudawan telah cukup matang dalam menghadapi semua tantangan tersebut. Dan berhasil atau tidaknya para wisudawan dalam menerapkan ilmu yang telah didapat pada saat menuntut ilmu di Unes tergantung pada kreativitas dan daya pikir serta mental yang saudara miliki,” terang ketua yayasan yang juga putri dari salah seorang penulis besar Indonesia. Relevannya, melalui wisuda pada hari ini. Seharusnyalah perguruan tinggi, tak hanya UNES dapat melakukan introspeksi dan evaluasi diri. Apakah proses pendidikan dan pembelajaran yang dilaksanakan telah sesuai dengan tujuan pendidikan. Ataukah hanya akan meningklatkan pengangguran intelektual belaka. Sehingga pada akhirnya akan menjadi beban dan hanya sebagai “sampah” di tengah masyarakat.

Prof Drs H Andi Mustari Pide Sh, dalam kesempatan ini juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan berbagai upaya dalam membantu perkembangan UNES untuk kedepannya. “Kami semua sadar, bahwa semua yang kami lakukan tidak akan berarti apa-apa tanpa bantuan kita semua. Saya beserta semua jajaran dan keluarga besar UNES akan selalu menjunjung tinggi mutu pendidikan. Saya akan selalu berusaha untuk memajukan Kota Padang dalam hal Pendidikan dan akan selalu meningkatkan kinerja dan mutu dalam mendidik para pemegang estafet pembangunan bangsa ini. Semoga Indonesia jaya dan istilah Padang sebagai industri otak akan tetap terjaga,” terang Rektor berwajah ramah ini mengakhiri.(o)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tradisi Asmara Subuh, Pelampiasan Ruang Kontak Sosial?

07.09.2008 | Metro Padang

LUBUAK LINTAH, METRO-- Tradisi Asmara Subuh bagi kalangan remaja di sebagian Kota di Sumbar, merupakan kronologis penyimpangan dari…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif