Saat ini ada 2 tamu online
Ditemukan Mayat Balangau di Ulak Karang, Kondisinya Tertelentang di Kedai Kosong pdf  | cetak |
Selasa, 24 Juni 2008
Image Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di sebuah toko kosong di Jalan Palangkaraya, kawasan Ulak Karang kemarin. Diperkirakan, korban berasal dari Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur.
PADANG, METRO-- Lelaki tua tanpa identitas, Selasa (23/6) sekitar pukul 11.30 WIB ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kedai kosong. Saat ditemukan oleh Muslim (60), Ketua RT 02/RW 08 Jalan Palangkarya, Kelurahan Ulakkarang Selatan, Kecamatan Padang Utara itu, dalam kondisi tertelentang. Di tubuh korban tidak ditemui tanda-tanda penganiyaan.

Sedangkan di dalam kantong, ditemukan uang tunai Rp 83 ribu. Saat ditemukan, sekujur tubuh lelaki yang ditaksir berusia sekitar 65-70 tahun itu, sudah dihinggapi lalat. Diduga kuat korban meninggal dunia akibat serangan jatung yang dideritanya 6 jam sebelum ditemukan. Namun hingga berita ini diturunkan, tim identifikasi Poltabes Padang masih melakukan penyelidikan.

Untuk selanjutnya, jasad lelaki malang itu di bawa ke dalam bungker Instalasi Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Dr M Djamil Padang. Pengakuan Muslim, warga memang tidak mengenal korban yang tubuhnya kelihatan telah ringkih itu. Namun, Muslim mengakui kalau semenjak dua hari belakangan ini, korban terlihat sudah menempati kedai kosong di perempatan Jalan Palangkarya itu. “Bahkan, kemarin korban masih terlihat berjalan-jalan dan terlihat segar bugar,” aku Muslim yang kemudian diamini Ketua Pemuda setempat Andi Cakra (35).

Namun esoknya, ternyata Allah SWT berkehendak lain. Usai menyaduh segelas teh manis pagi sebelum ditemukan tewas terlentang, nyawa korban sudah terlepas dari raganya. Padahal, lanjut Andi Cakra, korban terlihat segar dan tidak ada sakit-sakitan. Sedangkan keberadaan korban dilokasi tidak menganggu masyarakat. Perkiraan Andi, korban hidup terlunta-lunta karena tidak diurus keluarganya.

Kapoltabes Padang melalui Kapolsekta Padang Utara AKP Asril Rajam menilai, korban tewas secara wajar. Kuat dugaan penyidik, korban tewas akibat penyakit jantung yang menggerogotinya sekitar 6 jam lalu. Namun hingga kini masih  dalam penyelidikan petugas. Demi kepentingan penyidikan, jasad korban saat ini menguni bungker jenazah rumah sakit Dr M Djamil Padang. “Diharapkan kepada warga Kota Padang khususnya yang merasa kehilangan keluarga untuk dapat melihatnya langsung ke dalam bunker,” harapnya. (ped)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Deplu Siap Fasilitasi KPU

06.09.2008

JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

PLN Kembali Berjanji

06.09.2008 | Metro Padang

Mulai 10 September, Pemadaman 3 Jam Saja
SAWAHAN, METRO-- Semakin gencarnya keluhan masyarakat sekaitan dengan kebijakan pemadaman…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif