Saat ini ada 2 tamu online
Walikota Lepas Pramuka pdf  | cetak |
Sabtu, 28 Juni 2008
PAYOKUMBUAH-- Rombongan Pramuka Kota Payokumbuah, dengan18 Pramuka Penegak  dilepas Walikota Payokumbuah, diwakili Wawako H Syamsul Bahri menuju Raimuna Nasional di Cibubur  Jakarta, kemarin. Raimuna Nasional berlangsung di Bumi Perkemahan dan Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, 27 Juni sampai 7 Juli 2008.
Rombongan dipimpin Ir Mediar Indra MSi. Sebelum diterbangkan, sejak Maret lalu, pramuka Kota Batiah ini, telah menjalani pemusatan latihan, mengasah diri untuk menghadapi 11 mata lomba selama Raimuna. Wawako Syamsul Bahri di hadapan rombongan pramuka dan Ketua Kwarcab Pramuka Payokumbuah H. Mahmuda Rivai, SH, mengingatkan, agar pramuka yang berangkat mampu menjaga citra Payokumbuah. “Kota ini akan jadi terkenal di seluruh Tanah Air, jika pramuka Payokumbuah mampu mencatat prestasi dalam setiap nomor perlombaan,” katanya. (nur)

Korban Kebakaran Terima Bantuan

PAYOKUMBUAH-- Tiga ahli waris,  korban kebakaran yang sempat membawa maut  di Payokumbuah,  menerima bantuan dari Pemko.  Bantuan  senilai Rp 4 juta, diserahkan Wawako H  Syamsul Bahri didampingi Kakan Kesbang Drs Darmawansyah secara simbolis  kepada Ketua HBT/HTT Hauwanto Budiman, Selasa kemarin.

Selanjutnya Ketua HBT/HTT meneruskan bantuan kepada keluarga korban.  Tiga  ahli waris yang menerima bantuan, adalah  korban kebakaran 2 ruko di Jalan A Yani Payokumbuah, Kelurahan Nunang, 16 Mei 2007. Adalah Verawati  ahli waris  pasangan suami isteri Anwar (70) dan Rita Kamsarari (69), yang tewas terbakar bersama rumahnya.

Kemudian, Sui keluarga almarhum Kobeng, dan Ing pemilik Toko Intang Timur. Selain menelan korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian material Rp2 Miliar lebih. Bantuan untuk korban kebakaran, masing-masing menerima Rp1 juta. Kemudian, uang duka buat korban yang meninggal dunia, masing-masing Rp500.000. (nur)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif