Saat ini ada 3 tamu online
399 Peserta Tak Kembalikan Formulir, Pendaftaran Snmptn Ditutup pdf  | cetak |
Minggu, 29 Juni 2008
Tinggal hitungan hari, 27 ribu lebih calon mahasiswa baru peserta Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Panlok 14 Padang, akan bakuhantam menyelesaikan soal-soal ujian. Namun sampai batas akhir pengembalian formulir, Sabtu (28/6) sore, masih ada 399 formulir yang belum dikembalikan peserta.
“Sampai tadi siang pukul 13.00 wib, masih ada peserta yang belum mengembalikan formulir. Kita telah tunggu sampai sore, dan ternyata ada 399 yang belum mengembalikan. Besok tidak bisa lagi, karena sudah sampai di Jakarta,” kata Humas SNMPTN Panlok 14 Amril Amir kepada koran ini, Sabtu (28/6). Disebutkannya, dari 10.901 formulir IPS SNMPTN yang terjual, sampai batas akhir ada 120 yang belum dikembalikan kepada panitia. Demikian juga, untuk formulir IPA dari 7052 yang diambil peserta, 148 buah belum dikembalikan dan juga 131 formulir dari 9850 formulir IPC yang tidak dikembalikan.

SNMPTN yang dulu bernama SPBM ini diikuti 25 perguruan tinggi negeri di Indonesia. Perguruan tinggi yang tergabung dalam SNMPTN ini dibagi atas 3 wilayah, Barat, Tengah dan Timur. Sama dengan SPMB, ujian dilakukan dalam dua hari, yakni, pada Rabu, (2/7) peserta akan menghadi Tes Kemampuan Kuantitatif dan Kemampuan Bahasa. Dan pada Kamisnya, adalah Tes Kemampuan IPA dan Tes Kemampuan IPS. Untuk menjamin kelancaran  ujian, sedikitnya telah disiapkan sekitar 2.700 pengawas ujian dan perangkatnya. Untuk masing-masing jurusan, Panlok telah menyediakan 19 sektor di 90 lokasi di dalam kota Padang. Untuk jurusan IPA lokasinya berada di sekitar pusat kota, jurusan IPC ke arah UNP dan utara kota dan IPS diarahkan ke kampus Unand Limaumanih.

Sementara itu, kendati panitia juga menerima peserta yang memiliki ijazah paket C, namun untuk peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) 2008, dipastikan tidak bisa ikut SNMPTN 2008. Dikatakan Amril yang juga Humas UNP ini, peserta UNPK 2008 atau peserta ujian paket C ini, tidak memungkinkan ikut dalam SNMPTN, karena secara administrasi tidak bisa. “Walaupun nanti kita terima pendaftaran mereka, namun saat pengiriman berkas ke pusat tetap saja berkas mereka itu ditolak, karena persyaratan ijazah tidak ada. Daripada buang-buang uang, lebih baik tidak diikutkan saja,” kata Amril. Dijelaskannya, hanya peserta yang sudah memiliki ijazah paket C saja yang bisa ikut ujian.

Sebelumnya, penegasan yang sama juga disampaikan Ketua Panlok 14 SNMPTN Padang, Prof Dr Novesar Jamarun. Pembantu Rektor I Unand ini menyebutkan pihaknya, tidak bisa menerima pendaftaran siswa yang tidak lulus UN, demikian juga yang sedang mengikuti UNPK dan belum memiliki ijazah. Pasalnya, ijazah adalah persyaratan mutlak yang telah ditetapkan pusat. “Namun bukan berarti mereka tidak diterima di PTN. Mereka yang mengantongi ijazah UNPK bisa saja mengikuti SNM-PTN. Kalau tidak tahun ini, kan masih bisa tahun depan,” ujarnya. (nto)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Parsenibud Solsel Ikuti Fiesta Nusa II di Bali

28.09.2008

SOLSEL, METRO-- Kantor Pariwisata, Seni, dan Budaya (Parsenibud) kabupaten Solok Selatan akan mengikuti Fiesta Nusa II di Bali…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

PDAM Dinilai Langgar Prosedur, Azhar: BPKP Telah Mengaudit

11.10.2008 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO-- Anggota DPRD Kota Padang menilai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, tidak profesional dalam melaporkan…



advert-4.jpg

indosat.gif