|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Kapolresta Payokumbuah AKBP Drs Ermi
Widyatno mengajak, seluruh anggotanya tampil di depan, mengajak warga
kota menyukseskan program keluarga berencana. Sebelum mendorong
masyarakat ber-KB, seluruh jajaran kepolisian, harus lebih dulu
tercatat sebagai akseptor KB.
Karena itu, dalam rangkaian HUT Bhayangkara 2008 ini, seperti ditegaskan Kapolresta Ermi, kepada POSMETRO, Minggu (29/7) di Mapolresta setempat, pihaknya membuka pelayanan KB dan kesehatan di Mapolresta. Selama HUT Bhayangkara ini, ditargetkan 264 akseptor baru harus terjaring. Pelayanan KB di Polresta itu, dijadwalkan berakhir hingga akhir Juli mendatang. Begitu dimulai pelayanan KB di ruangan kesehatan Mapolresta, 25 Juni lalu, tercatat 32 peserta yang ikut KB dari Kecamatan Payokumbuah Barat, Payokumbuah Timur dan Payokumbuah Utara.
Kepala Kantor KB dan PKS Payokumbuah Dra Ruslayetti, di tempat terpisah kepada POSMETRO mengatakan, kegiatan pelayanan KB di Mapolresta itu didukung sepenuhnya oleh kantor KB dan PKS Payokumbuah, berupa alat kontrasepsi dan obat-obatan. Ruslayetti mengakui, banyak terbantu dengan Polresta Payokumbuah. Dengan target sasaran 264 itu, ia merasa yakin target sasaran Tahun 2008 ini, sebanyak 2.640 bakal tercapai. Menurutnya, ia bakal memanfaatkan momen-momen HUT organisasi ini, seperti Dharmawanita, Persit KCK dan organisasi lainnya.
Sementara itu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Payokumbuah, sejak 29 Mei hingga 2 bulan ke depan, menggelar bulan bakti berupa pelayanan KB terhadap calon akseptor atau peserta baru (PB). Selama dua bulan itu, IBI memproyeksikan, 514 PB bakal terjaring sebagai peserta keluarga berencana. Ruslayetti optimis, kalau semua pihak ikut mendukung kegiatan KB, maka tingkat kelahiran (TFR) di Payokumbuah yang sekarang 2,76, di atas TFR nasional (2,6) bisa ditekan. Peserta KB aktif di Payokumbuah mencatat 12.969 akseptor dari total 18.307. PUS (pasangan usia subur).(nur)
|