Sosok mayat laki-laki tak beridentitas ditemukan tukang jalo kemarin sore di Batang Bungo, Jembatan Babuai. Lelaki bercelana pendek dengan gelang berwarna biru ditangan kiri serta cincin dijari manis tangan kiri itu, saat dievakuasi bagian kepalanya mengeluarkan darah.
PADANG, METRO-- Sesosok mayat lelaki ditaksir berusia sekitar 20
tahun, ditemukan tukang jalo Selasa (1/7). Saat ditemukan sekitar pukul
16.30 WIB, sosok lelaki yang tak beridentitas tersebut, hanya memakai
celana pendek coklat saat diangkat dari dasar Batang Bungo, Jambatan
Babuai, Kelurahan Mato Aie, Kecamatan Padang Selatan.
Sewaktu ditemukan, jidat kiri mengeluarkan darah segar. Sedangkan
bahagian tubuh lain, tidak terdapat luka-luka yang mencurigakan. Dari
informasi warga sekitar, sosok mayat yang ditemukan tukang jalo yang
langsung menghilang itu, bukan warga sekitar. Guna penyelidikan, jasad
lelaki malang ini dilarikan ke bunker mayat RS Dr M Djamil.
Informasi yang dihimpun POSMETRO di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP),
saat itu Batang Buo tersebut airnya tengah dangkal. Sedang asyik
menjala, tiba-tiba saksi kunci yang langsung menghilang setelah
memberitahukan kepada warga setempat ini, terinjak bagian tangan
korban.
Ternyata tubuh korban terbenam di dasar sungai. Merasa ada yang
ganjil, lalu saksi ini langsung memberitahukan kepada warga sekitar
atas temuannya itu. Informasi itu, kemudian ditindaklanjuti kepada
petugas piket Polsekta Padang Selatan dan jajaran Poltabes Padang.
Seketika itu juga, lokasi penemuan dikerumuni warga yang ingin
menyaksikan langsung mayat lelaki malang tersebut. Setelah banyak orang
mengamati mayat itu, warga berkesimpulan bukan penduduk sekitar.
“Lelaki itu bukan warga kami,” aku Mul kepada koran ini di lokasi
kejadian kepada POSMETRO.
Barangkali, korban sebelumnya mandi-mandi atau mencari ikan dan
terjatuh. “Namun yang jelas, dia bukan penduduk sini,” imbuh Mulyadi
berpendapat.
Hal senada, juga dikatakan Kapolsekta Padang Selatan AKP Pahala
Simanjuntak yang saat itu di dampingi Kanit Reskrim Iptu Riki Ricardo
yang menggelar olah TKP. Kemungkinan seperti itu, juga dikemukakan
Kapoltabes Padang melalui Kasat Reskrim Kompol Hendri Budiman SH SIK.
“Yang jelas, penyidik sudah memintai keterangan 2 orang saksi yang
berada di lokasi kejadian,” papar Hendri. (ped)
|