Saat ini ada 15 tamu online
Jasad Terinjak Tukang Jalo pdf  | cetak |
Rabu, 02 Juli 2008
ImageSosok mayat laki-laki tak beridentitas ditemukan tukang jalo kemarin sore di Batang Bungo, Jembatan Babuai.  Lelaki bercelana pendek dengan gelang berwarna biru ditangan kiri serta cincin dijari manis tangan kiri itu, saat dievakuasi bagian kepalanya mengeluarkan darah.
PADANG, METRO-- Sesosok mayat lelaki ditaksir berusia sekitar 20 tahun, ditemukan tukang jalo Selasa (1/7). Saat ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, sosok lelaki yang tak beridentitas tersebut, hanya memakai celana pendek coklat saat diangkat dari dasar Batang Bungo, Jambatan Babuai, Kelurahan Mato Aie, Kecamatan Padang Selatan.

Sewaktu ditemukan, jidat kiri mengeluarkan darah segar. Sedangkan bahagian tubuh lain, tidak terdapat luka-luka yang mencurigakan. Dari informasi warga sekitar, sosok mayat yang ditemukan tukang jalo yang langsung menghilang itu, bukan warga sekitar.  Guna penyelidikan, jasad lelaki malang ini dilarikan ke bunker mayat RS Dr M Djamil.

Informasi yang dihimpun POSMETRO di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), saat itu Batang Buo tersebut airnya tengah dangkal. Sedang asyik menjala, tiba-tiba saksi kunci yang langsung menghilang setelah memberitahukan kepada warga setempat ini, terinjak bagian tangan korban.

Ternyata tubuh korban terbenam di dasar sungai.  Merasa ada yang ganjil, lalu saksi ini langsung memberitahukan kepada warga sekitar atas temuannya itu. Informasi itu, kemudian ditindaklanjuti kepada petugas piket Polsekta Padang Selatan dan jajaran Poltabes Padang.

Seketika itu juga, lokasi penemuan dikerumuni warga yang ingin menyaksikan langsung mayat lelaki malang tersebut. Setelah banyak orang mengamati mayat itu, warga berkesimpulan bukan penduduk sekitar. “Lelaki itu bukan warga kami,” aku Mul kepada koran ini di lokasi kejadian kepada POSMETRO.

Barangkali, korban sebelumnya mandi-mandi atau mencari ikan dan terjatuh. “Namun yang jelas, dia bukan penduduk sini,” imbuh Mulyadi berpendapat.

Hal senada, juga dikatakan Kapolsekta Padang Selatan AKP Pahala Simanjuntak yang saat itu di dampingi Kanit Reskrim Iptu Riki Ricardo yang menggelar olah TKP.  Kemungkinan seperti itu, juga dikemukakan Kapoltabes Padang melalui Kasat Reskrim Kompol Hendri Budiman SH SIK. “Yang jelas, penyidik sudah memintai keterangan 2 orang saksi yang berada di lokasi kejadian,” papar Hendri. (ped)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif