|
Tamarillo Dibikin Selai |
pdf
|
| cetak |
|
|
Kamis, 03 Juli 2008 |
|
TAMARILLO atau yang lebih dikenal terung pirus ternyata tidak hanya
bisa ditemui dalam bentuk jus, es krim. Tapi, dengan ide dan
kreatifitas dari mahasiswa Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas
Pertanian Unand terung pirus dijadikan selai. Yah, tiga mahasiswi
jurusan BDP mencoba mengolah si kecil berwarna merah hati ini menjadi
selai—sebagai pasangan makan roti di pagi hari.
Terung pirus yang didatangkan dari Alahan Panjang Kabupaten Solok diolah dengan di laboratorium dan dikemas cantik dalam sebuah botol. “Idenya setelah kita membaca dan melihat majalah, tabloid tentang terung pirus. Buah yang banyak manfaat untuk kesehatan ini lebih banyak dibuat dalam bentuk jus atau dimakan mentah-mentah. Setelah dibicarakan dengan dosen pembimbing, tercetus ide menjadikannya selai,” kata Azwana mahasiswi Jurusan BDP angkatan 2005, kepada POSMETRO, Rabu (2/7).
Bulan Februari—saat diadakan Pekan Kreatifitas Mahasiswa di Unand, Wana bersama Ayu Rasyida dan Cut Andesti berhasil membuat selai terung pirus dan diberi nama Selai Temarillo. Bersama mahasiswa lain dari berbagai jurusan di Unand menampilkan hasil produk dan kreatifitas mahasiswa. Diantaranya, aneka olahan Salak, dodol salak, manisan salak, kerupuk salak dan sirup salak.
“Selai Tamarillo tidak kalah dengan selai lain yang ada di pasaran. Selain kandungan gizi dari bahan bakunya, Selai Tamarillo juga tidak memakai bahan pengawet. Konsumen pasti puas,” kata Wana yang mempromosikan hasil penelitiannya. Sekarang, Selai Tamarillo telah mendapatkan izin Depkes dan akan dipasarkan di toko-toko yang ada di Kota Padang. Sebelumnya, promosi dari Selai Tamarillo hanya melalui bazar-bazar yang diikuti oleh mahasiswa Faperta Unand. (ren)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…
|
|