Saat ini ada 16 tamu online
Renang dan Polo Air Siap Tempur pdf  | cetak |
Kamis, 03 Juli 2008
PADANG, METRO-- Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumbar yang akan menurunkan dua perenang dan tim polo Air Putra mengusung optimisme tinggi di PON XVII Kaltim yang akan dibuka 5 Juli mendatang.  Saat ini dua perenang yang akan turun dalam iven terbesar nasional ini Harizal dan Patriasia Yosita serta tim polo air sudah siap tempur.
“Untuk teknik kami tidak akan menjadi permasalahan lagi. Karena kemampuan para perenang dan atlet polo air makin meningkat,” ungkap Ketua Harian PRSI Sumbar S Budi Syukur kepada POSMETRO kemarin. Katanya, peluang dua perenang dan tim polo air terbuka lebar untuk meraih medali. Di samping pada Kejurnas pra-PON lalu berhasil menyisihkan perenang-perenang papan atas Indonesia.

Peluang meraih medali pun semakin besar terutama Harizal, soalnya di PON nanti Hari hanya bersaing dengan tiga perenang saja, soalnya dua perenang Sumatera Selatan Alber bersaudara tidak bisa turun di PON ini. “Peluang Hari meraih hasil terbaik cukup terbuka. Soalnya persaingan akan semakin sedikit, setelah Alber dan Felik dilarang turun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ajang PON tersebut merupakan pembuktian kualitas atlet renang dan polo air Sumbar. Meski pada Kejurnas pra-PON telah terbukti, namun PON XVII merupakan penuntasan. Menurutnya, kesiapan mental dan kondisi fisik saat tampil di PON nanti akan sangat menentukan berhasil tidaknya cabang renang dan polo air meraih medali. “Peta kekuatan nasional saat ini sudah sangat berimbang. Saat ini, kekuatan Sumbar sudah sangat diperhitungkan. Karena itu kita yakin dengan persiapan yang matang, kita dapat menorehkan prestasi,” ujarnya. (can)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif