Saat ini ada 10 tamu online
Drs Ibentaro Samudra (Kepala LLAJ), Terminal Bayangan Diganyang pdf  | cetak |
Jumat, 04 Juli 2008
Pemerintah Kota (Pemko) Bukiktinggi, jadwalkan penempatan petugas khusus di perempatan simpang Aua Kuniang, sebagai bagian upaya menciptakan kondisi kedisiplinan kendaraan. Terutama, untuk bus yang mengambil penumpang di luar terminal. “Petugas khusus meliputi Sat Pol PP, LLAJ dan Polisi di Mapolresta Bukiktinggi,” ujar Kepala Kantor Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Bukiktinggi Drs Ibentaro Samudra kepada POSMETRO, Kamis (3/7).
Petugas khusus ditugaskan mengawasi pengemudi bus untuk tidak parkir di depan SMAN 3 lagi, untuk mengambil dan menurunkan para penumpang. “Selama ini di depan SMAN 3 terkesan sebagai terminal bayangan, ini sasaran Pemko untuk tidak terjadi lagi,” imbuh Ibentaro Samudra.

Kata dia, areal terminal Simpang Aua Kuniang yang seluas 1 Ha, cukup kewalahan menampung kendaraan keluar masuk. Lebih 1.000 kendaraan setiap hari masuk dalam terminal, sehingga jumlah tersebut tidak tertampung lagi.

“Kondisi tersebut memang sebuah dilema bagi Pemko, untuk mencari solusi. Meski demikian, Pemko telah merencanakan pencarian alternatif lokasi untuk terminal yang lebih representatif,” sebutnya. (ham/wan)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Syawir seorang Pemulung Tanpa Tempat Tinggal, Hidup Sebatang Kara

03.09.2008 | Metro Humaniora

Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…

Gaya Rambut 2009

20.11.2008 | Metro Gaya

GAYA potongan maupun pewarnaan rambut yang dipilih dapat membangun karakter dan imej seseorang, pun demikian dengan kaum pekerja.…

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif