|
Mufti Dt Malano (Ketua SPSI), Terminal Sudah Parah |
pdf
|
| cetak |
|
|
Jumat, 04 Juli 2008 |
|
Keluhan awak bus dan pengguna terminal, terhadap tidak lancarnya lalulintas terminal, semata-mata disebabkan kurang tertatanya kawasan terminal dengan baik. Seperti, sudah menjamurnya pedagang dalam terminal dan parkir kendaraan pribadi. Sehingga, beroperasinya angkutan umum dalam terminal jadi sangat terhalang.
“Sebagai contoh tidak lancarnya lalulintas angkutan dalam terminal,
bisa-bisa kami baru bisa keluar dalam waktu dua jam, keadaan itu
diperparah kondisi di pintu keluar terminal yang sudah banyak dipenuhi
oleh parkir. Kalau Pemko berjanji akan mencarikan solusinya, kami akan
tunggu. Tapi, kalau tidak ada realisasi dan jalan keluarnya, kami akan
menyampaikan tuntutan kembali,” ujar Ketua SPSI Aua Kuniang Mufti Dt
Malano.
Selain itu, jelas Dt Malano yang juga seorang agen bus AKDP itu,
menegaskan tidak akan membayar retribusi pada pos TPR yang ada di pintu
masuk terminal. “Bua apa membayar retribusi, kalau fasilitas dan kenyamanan dalam
terminal tidak kami dapatkan,” tandas Inyiak sapaan Mufti menegaskan.
(wan)
|
|
|
|
06.09.2008
JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…
06.09.2008 | Metro Padang
Mulai 10 September, Pemadaman 3 Jam Saja SAWAHAN, METRO-- Semakin gencarnya keluhan masyarakat sekaitan dengan kebijakan pemadaman…
|
|