|
Listrik Kerap Padam, Genset Diburu |
pdf
|
| cetak |
|
|
Jumat, 04 Juli 2008 |
|
PADANG, METRO-- Pemadaman listrik secara bergilir yang
dilakukan PLN akhir-akhir ini, ternyata membawa berkah bagi pedagang
genset. Pasalnya, sejak listrik sering mati, tingkat penjualan genset
meningkat tajam dibandingkan sebelumnya. Atau dengan kata lain, saat
ini genset mulai diburu masyarakat.
Seperti yang dituturkan salah seorang pedagang genset di kawasan M.Yamin Padang, Jhoni (31). Dikatakan, jika sebelumnya jumlah genset yang terjual rata-rata dua unit perhari, belakangan Toko Global miliknya didatangi tiga sampai empat orang pembeli setiap harinya. Para pembeli ini menurutnya sebagian besar memiliki industri kecil di rumah mereka.
“Rata-rata yang datang membeli genset adalah mereka yang memiliki industri kecil di rumahnya dan terganggu akibat pemadaman listrik yang dilakukan PLN belakangan ini,” katanya. Lebih jauh diuraikan, para pembeli yang memiliki industri kecil di rumahnya, rata-rata membeli genset yang berkapasitas 1000 watt dengan kisaran harga Rp 1,5 juta per unitnya.
Sementara untuk kebutuhan rumah tangga, genset yang laku terjual berkapasitas 700 watt sampai 800 watt. Pada industri-industri besar, genset yang digunakan dengan kapasitas di atas 5000 watt. Ketika ditanya mengenai harga, genset-genset tersebut, Jhoni mengatakan harga dibedakan berdasarkan mereknya. Seperti Motoyama, Firman hingga yang termewah produk Jepang bermerek Honda.(tin)
|
|
03.09.2008 | Metro Humaniora
Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…
|
|
07.09.2008 | Metro Gaya
Selama menjalani puasa, kreativitas kalangan remaja sedikit menurun. Tentunya, hal tersebut tidak berlaku pada setiap remaja. Bagi sebagian…
|
|