|
Pelestarian Budaya, Tak Hanya Tugas Pemerintah |
pdf
|
| cetak |
|
|
Jumat, 04 Juli 2008 |
|
AROSUKA, METRO-- Kesenian anak nagari yang belakangan mulai
pudar di tengah kehidupan masyarakat, perlu dibangkitkan kembali. Untuk
membangkitkannya, tentu bukanlah pekerjaan mudah. Di sini, tidak hanya
perhatian serius dari pemerintahan daerah yang dituntut. Namun
kepedulian masyarakat terhadap perkembangan kesenian anak nagari, juga
sangat diharapkan.
“Pemerintahan dalam hal ini selalu berusaha menfasilitasi seluruh kesenian anak nagari supaya tidak pudar. Akan tetapi, peran pemerintah takkan banyak berarti kalau saja dukungan masyarakat tidak ada. Boleh dikatakan, dukungan masyarakat juga sangat berperan sekali,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok Drs Syafrizal kepada POSMETRO, Kamis (3/7) kemarin.
Diungkapkan, kepedulian dan perhatian pemerintahan daerah terhadap perkembangan dan kelestarian kesenian anak nagari sebenarnya telah cukup besar. Tinggal warga masyarakat untuk menunjukkan peran serupa. Kesenian anak nagari adalah salah satu potensi yang besar kalau dikemas secara maksimal. Ini tentu akan bisa dijual.
Secara geografis, Bumi Kabupaten Solok jelas Syafrizal, memang tergolong kaya. Ini dilengkapi dengan keberadaan lima buah danau dengan pemandangan alamnya yang indah. Namun semua itu, tentu sangat membutuhkan sentuhan agar lebih menarik dijual. Apalagi Kabupaten Solok telah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata di Sumatera Barat.
“Kalau pengembangan potensi wisata tersebut diiringi dengan kemasan seni dan budaya masyarakat yang apik dan atraktif, tentu akan lebih mewarnai dunia wisata di daerah ini,” tambahnya. Syafrizal tidak memungkiri, potensi alam yang dimiliki Kabupaten Solok itu, selama ini belum termanfaatkan secara maksimal. Sehingga konstribusi sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pemasukan daerah pun tidak maksimal. (e)
|
|
|
|
06.09.2008
JAKARTA, METRO-- Rencana Komisis Pemilihan Umum (KPU) untuk mengadakan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri ke-14 negara direspons positif…
06.09.2008 | Metro Padang
Mulai 10 September, Pemadaman 3 Jam Saja SAWAHAN, METRO-- Semakin gencarnya keluhan masyarakat sekaitan dengan kebijakan pemadaman…
|
|