|
SIJUNJUANG, METRO-- Polres Sijunjung berhasil mengungkap pelaku
penyebab kematian Suardi Sutan Sati (60), Kamis (26/6) lalu. Warga
Jorong Tapi Balai Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan itu,
ditemukan tewas ditali bandar yang berada di jorong tersebut.
Informasi yang dihimpun POSMETRO dari Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) menyebutkan, terungkapnya tabir kematian Suardi Sutan Sati ini setelah jajaran Reskrim Polres Sijunjung, curiga dengan kondisi mayat yang ditemukan itu.
Pada bagian jasad korban, misalnya saja dibagian kening ditemukan luka memar, siku gores yang diduga bekas diseret dan dari mulut dan hidung mengeluarkan darah. “Lantaran kondisi mayat korban yang ditemukan seperti itu, maka jajaran Reskrim langsung membawa korban ke RSUD Kota Sawahlunto untuk diambil visumnya. Berdasarkan hasil visum itu, polisi memperkirakan korban tewas akibat dibunuh.
Atas kejelian petugas, akhirnya jajaran Reskrim mendapatkan seorang saksi kunci Roni (12) – bukan nama sebenarnya — yang melihat korban diseret di tali bandar sawah tersebut, di Kamis pagi tersebut,” ungkap Kapolres Sijunjungmelalui Wakapolres Kompol Jufnedi SH kemarin.
Mendapat informasi itu, jajaran Reskrim langsung bertindak cepat dan melakukan penangkapan terhadap tersangka ‘TLT’ (60), warga Jorong Tapi Balai, Nagari Padang Sibusuk. Setelah ditangkap langsung diamankan ke Mapolres Sijunjung.
Menurut Kapolres, kasus pembunuhan ini diduga tersangka sakit hati, lantaran korban diduga sering mengintip menantunya sebutnya saja pasangan Dona (19) dengan Junaidi (22). Pasangan ini, dikampung tersebut karena masih dalam suasana pengantin baru. “Untuk sementara pelaku mengaku sakit hati, karena korban sering mengintip anak dan menantunya bermesraan pada tengah malam,” kata Kapolres.
Menurut Kapolres, siapa-siapa saja tersangka lainnya dalam kasus ini akan terus dikembangkan. Karena, tidak mungkin tersangka melakukan perbuatannya seorang diri. “Kita akan kembangkan dan kembali akan mereka ulang sekaligus mengolah TKP untuk menggungkap kasus ini. Rasanya tidak mungkin pelakunya satu orang,” ungkap Kapolres yang baru bertugas satu minggu di Polres Sijunjung ini. (ars)
|