Saat ini ada 2 tamu online
Jalinsum ‘Minta’ Dua Nyawa pdf  | cetak |
Jumat, 04 Juli 2008
PADANG, METRO-- Dua kecelakaan lalulintas, terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sepanjang Kamis (3/7). Tiga orang korban jatuh, dimana dua orang diantaranya meninggal dunia di tempat kejadian peristiwa (TKP).  Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 02.15 WIB.
Truk dengan merek dinding Tirta Arga, terjun bebas ke dasar jurang yang ada di kawasan Panorama I, Lubuak Parako, Kabupaten Solok. Truk yang diawaki Yandri (48) dan kneknya Rusdian (16), diperkirakan menerjuni jurang sedalam 120 meter, akibat lepas kendali sewaktu basirobok dengan truk yang tengah menanjak.

“Entah apa sebabnya, Yandri tidak berhasil lagi mengendalikan laju kendaraan roda enam ini. Sehingga, melaju deras turun. Portal jalan dekat jurang dihantam dan truk terjun bebas ke dalam jurang,” tukas Kapoltabes Padang melalui Kasat Lantas AKP Arief Budiman SH SIK kemarin seputar kronologis kejadian.

Kerasnya benturan, jelas Arif, membuat tubuh supir yang merupakan warga Komplek Cendana Mato Aie, Kecamatan Padang Selatan itu, terjepit di dalam truk. Akibatnya, dia meninggal di tempat. Sedangkan sang kernet, mengalami patah tulang dan telah dirawat di RS Dr M Djamil Padang. Hingga Kamis siang, bangkai truk masih terpuruk di dasar jurang.

Sementara, jasad Yandri berhasil dievakuasi menjelang siang. Sedangkan Kanit Laka Iptu Irwandi, sejak dini hari hingga siang masih berada di lokasi untuk memintai keterangan dua orang saksi. “Sesaat sebelum kejadian, truk Tirta Arga ini dalam perjalanan dari Solok menuju Padang. Mungkin, turunan ini membuat mobil tidak bisa dikendalikan lagi saat tasirobok dengan truk yang tengah berjalan pelan mengarungi jalanan yang penuh dengan tanjakan terjal dan berkelok ini.

“Kini, knek dirawat di ruang bedah pria RS M Djamil,” jelas Arief sambil menyebutkan, sekitar pukul 02.45 WIB lokasi sudah dapat dikendalikan. Sementara, Kapolres Sijunjuang melalui Kasat Lantas Iptu I Ketut Suharnaya menyebutkan, peristiwa Lakalantas di kawasan Sinyamu, Nagari Timbulun, Kecamatan, Tanjung Gadang telah menyebabkan pengendara motor Mesa Wiraprama (14) meninggal dunia di TKP.

Karena, anak baru gede (ABG) ini bersenggolan dengan pick up saat melintas di Jalinsum kilometer 128 + 300 dari arah Padang sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang masih berstatus pelajar itu, sewaktu tabrakan belum terjadi tengah melaju dari arah Solok menuju Kiliran Jao. Saat berada di TKP yang menikung itu, korban Mesa tengah berupaya mendahului pick up yang melaju di depannya.

“Malang bagi korban, dia bukannya berhasil  memotong truk tersebut. Malah menabrak sudut kanan mobil pick up yang dikemudikan Watjidi (25),” jelas I Ketut. Akibat tabarakan itu, Mesa langsung terpelanting ke sisi kiri bersama sepeda motornya. Kerasnya benturan, membuat korban langsung meninggal di TKP. Sementara, supir pick up itu langsung menyerahkan diri ke Mapolres Sijunjung.

Sebelum dibawa ke rumah duka, terlebih dahulu korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum et repertum.   I Ketut berharap, pemakai jalan raya untuk selalu berhati-hati terutama supir dan pengendara sepeda motor. Diharapkan mereka mematuhi rambu-rambu lalulintas, demi menghindari kecelakaan. “Bagi pengendara sepeda motor untuk selalu mempergunakan  helm yang standar saat mengendarai sepda motornya,” tambah I Ketut. (ped/ars)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Perkembangan Anak Perlu Perhatian Khusus

27.08.2008

PARIAMAN, METRO-- Dalam rangka menyiapkan dan memobiliasi Sumber Daya Anak yang berkualitas di Kota Pariaman, ke depan semua…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Reklamasi Taluak Bayua, Warga Menolak

28.08.2008 | Metro Padang

GAUANG, METRO-- Adanya rencana pengembangan pelabuhan Taluak Bayua oleh PT Pelindo ternyata mendapat tantangan dari warga Gauang. Sebagian…


selamat_metro.jpg

advert-4.jpg

indosat.gif