|
NABI Muhammad SAW bukan sosok yang cengeng, melainkan seorang pemimpin yang gagah perkasa. Namun dibalik nyalinya yang besar, keteguhan yang yang benar-benar tegar, semangat hidupnya yang menyala-nyala. Dari sosoknya itu perlu menjadi contoh bagi kita bersama untuk menjadi orang yang sabar dan penyantun.
Yang harus dikemukakan oleh seorang pemimpin itu adalah kesabaran serta selalu bersedia untuk mendengarkan keluh kesah sahabatnya dan orang-orang lain yang membutuhkan pertolongannya. Untuk itu, kita harapkan kepada seluruh umat nabi Muhammad SAW untuk mencontohnya. Seperti yang diungkapkan Bupati Limopuluah Koto Drs H Amri Darwis SA kepada 38 orang generasi muda yang tercatat sebagai siswa SLTP dan SLTA di Masjid Raya Padang Japang, Kecamatan Guguk, Selasa (1/7) dalam rangka kegiatan Leadership Basig Training. Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan kepada para santri dan segenap pemuda, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang tangguh, tegar dan ulet, kalau ada pemuda Islam yang tidak memiliki sifat-sifat demikian, maka harus belajar dan banyak bertanya kepada seseorang yang mengetahui tentang sejarah kehidupan keseharian. Butiran-butiran mutiara hikmah yang teramat kaya namun kebanyakan tidak pandai memaknainya dan sering kali pula tidak mampu mengamalkannya. Dengan ini, kami menyerukan, melalui kegiatan Leadership Basing Training ini, bangkitlah pemuda Islam, bertebaranlah dimuka bumi dan carilah berkah dan keindahan Illahi, bangunlah negeri ini, binalah semangat ukhuwah dan tegakan syiar agama Islam. “Nabi seorang gembala, seorang pedagang dan seorang yang luhur biasa, mengapa tidak mengambil pelajaran dari ketauladanan Nabi Muhammad SAW tersebut. Untuk itu, marilah kita ciptakan pelajaran Islam yang bergerak membangun Nagari dengan cahaya Islam,” harap Bupati. (***) |