Saat ini ada 13 tamu online
Soal Teroris ‘Kelompok Palembang’, Waspadai Pengunjung pdf  | cetak |
Jumat, 04 Juli 2008
SUDIRMAN, METRO-- Jajaran Kepolisian di Mapolresta Bukiktinggi, tingkatkan intensitas kegiatan dan perbanyak petugas berpakaian seragam lengkap di lapangan. Kebijakan itu dilaksanakan sekaitan aksi terorisme 10 orang di Palembang, hingga dikabarkan adanya perencanaan peledakan bom di cafe Bedudal di kawasan Kampuang Cino medio 2005 lalu.

“Polisi telah mengeliminir dan mengantisipasi adanya kelompok yang ada kaitanya dengan di Bukiktinggi. Bahkan, telah melakukan upaya deteksi dini,” ujar Kapolresta Bukiktinggi AKBP Eko Parasetyo kepada wartawan Jumat (4/7).

Deteksi dini, dilakukan kepolisian Mapolresta Bukiktinggi hingga saat ini telah dilakukan sampai pada jajaran Polsek, secara pool paket dan telah meminta bantuan serta koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di Pemerintahan Kota Bukiktinggi. Terkait isu akan adanya aksi teroris di Kota Bukiktinggi, Kapolresta menghimbau seluruh pengusaha hotel dan penginapan, untuk selalu berusaha mencatat dan melaporkan pengunjung yang menginap di hotel dan penginapannya.

“Dengan mencatat dan melaporkan pengunjung tadi, manakala ada orang diindikasi pendatang dari luar yang kemungkinan dicurigai dapat diketahui,” sebutnya sambil menyebutkan, agar masyarakat Bukiktinggi yang menyediakan kos-kosan dan kontrakan, untuk betul-betul mengecek identitas serta asal usul. Bila perlu, perkerjaan para penghuni kos-kosan ataupun kontrakan rumahnya diketahui secara jelas.

Terkait Bukiktinggi sebagai salah satu terget, kata Kapolresta, polisi telah menempatkan sejumlah anggota di beberapa titik-titik rawan. Disamping itu, juga telah melakukan pencarian informasi, terhadap lokasi-lokasi yang belum terkunjungi dan terpantau petugas. “Selama ini, lokasi atau hunian yang luput dari anggota telah dilakukan upaya pencarian informasi,” sebutnya.

Normal

Isu akan terjadinya pemboman di cafe Bedudal, kawasan Kampuang Cino di Jalan A Yani Kota Bukiktinggi, kata Kapolres, pihak polisi telah melakukan pengecekan dan mengawasi situasi di lokasi. “Di lapangan, situasi biasa-biasa saja dan normal hingga sampai sekarang masih biasa-biasa saja,” sebut Kapolresta.

Kapolresta menghimbau masyarakat untuk tidak perlu resah, terkait adanya rencana pengeboman cafe Bedudal. Sebab, polisi telah melakukan upaya-upaya khusus, terhadap kegiatan-kegiatan dari sejumlah orang yang ditangkap di Pelembang itu.  “Kita telah melakukan upaya khusus, untuk itu masyarakat Bukiktinggi dan sekitarnya tidak usah khawatir dan resah,” ujar Kapolresta. (ham)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Syawir seorang Pemulung Tanpa Tempat Tinggal, Hidup Sebatang Kara

03.09.2008 | Metro Humaniora

Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…

Gaya Rambut 2009

20.11.2008 | Metro Gaya

GAYA potongan maupun pewarnaan rambut yang dipilih dapat membangun karakter dan imej seseorang, pun demikian dengan kaum pekerja.…

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif