|
PADANG, METRO-- Pemprov Sumbar dan panitia pembangunan masjid raya Sumbar, terus berupaya mengumpulkan dana pembangunan masjid yang akan menjadi ikon Sumbar ini. Selain lewat APBD Sumbar, panitia juga membentuk panitia pengumpul dana cabang Arab Saudi dan sekitarnya.
Dalam pertemuan Subernur Sumbar Gamawan Fauzi, Wagub Prof Dr Marlis Rahman, panitia cabang Arab Saudi, A Mais Basid, dengan Project Manager PT Total Bangun Persada (kontraktor-red), M Sukirno, Kamis (3/7) terungkap proses pembangunan masjid raya sudah memasuki pengerjaan struktur bangunan. Sebagian tiang-tiang penyangga badan masjid berkapasitas 24 ribu jamaah ini sedang ditanam. “Pemasangan tiang dan pondasi sampai pengecoran lantai untuk tempat sholat laki-laki akan selesai Oktober 2009 mendatang,” kata M Sukirno. Masjid Raya yang dibangun di lahan bekas Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) ini menghabiskan dana Rp 500 M. Dari APBD Sumbar, pemerintah menganggarkan Rp 100 M dilakukan dalam tahun jamak hingga 2009 mendatang. Saat ini, panitia sedang menggalang dana dari sejumlah pihak, seperti perantau, NSP, dan kerajaan Arab Saudi dan Kuwait. Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, meminta pihak kontraktor untuk benar-benar memperhatikan kualitas banguan dan bahan materialnya. Karena masjid raya ini bukan saja sebagai tempat ibadah, namun memiliki banyak fungsi. Salah satunya sebagai shelter jika terjadi bencana gempa dan Tsunami. Struktur bangunan diharapkan bisa menahan goncangan gempa sampai 9 SR.(nto) |