|
PADANG—Kota Padang sebagai kota bersih belum bisa dikatakan sebagai kota bersih, meskipun 15 kali dianugrahi pengahargaan Adipura. Selain Kota Pariwisata juga sebagai pintu gerbang ke Sumbar bagian barat Sumatera. Peninjauan dan sosialisasi Pemko Padang masih belum meliputi seluruh pelosok kota. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya bersih adalah Pekerjaan Rumah (PR) yang mesti diselesaikan oleh pemerintah.
“Kebersihan seyogyanya menjadi yang melekat pada kehidupan sehari hari baik dalam sikap, pola pikir dan prilaku masyarakat Kota Padang dan sekitarnya, namun ada beberapa bagian wilayah yang belum terjaga kebersihannya, sehingga perlu partisipasi aktif warga kota untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan kwalitas lingkungan,” tutur Kasi Penyuluhan Yolanda Dt St Sati Dinas Kebersiahan dan Pertamanan (DKP) Padang, di hotel Bumi Minang, Jumat (4/6). (z) Wabup Serahkan Honor Garin PADANGPARIAMAN—Pemkab Padangpariaman serahkan honor Imam, khatib, bilal dan garin se kabupaten untuk tahun anggaran 2008 di Gedung UDKP Lubuk Aluang. Dalam kesempatan itu Wabup Drs Ali Mukhni menyatakan, honor imam, khatib, bilal dan garin sebanyak 50 ribu per bulan. Untuk tahap awal jumlah imam, khatib, bilal dan garin se Kabupaten sebanyak sebanyak 500 orang. Total dana yang disediakan selama 1 tahun yaitu 600 ribu per orang dan per tahun. Jadi total dana yang dianggarkan APBD 2008 berjumlah Rp 300 juta. Pada saat ini jelasnya untuk tanggal 1 Juli 2008 dibayarkan dulu selama 6 bulan, jadi jumlah yang diterima sebanyak 300 ribu per orang. Penyerahan dibagi dalam lima wilayah dan diberikan di kantor camat masing-masing wilayah. Penghargaan ini sebagai motivasi para Imam, bilal, khatib, garin dalam menjalan tugas mulianya dalam membangun akidah.(efa) |