Saat ini ada 3 tamu online
PTSP Khitan Massal 220 Anak pdf  | cetak |
Minggu, 06 Juli 2008
“Aduhhh...sakik...jaan disuntik juo lai....alah tu ma....sakik....”. Jeritan puluhan anak-anak berusia menjelang akil balik atau puber itu memecah ruangan medis RS Semen Padang, Sabtu (5/7) pagi. Sementara orangtua menenangkan anaknya yang histeris, dengan cekatan tim medis melakukan tugasnya membuang kulit kulup yang terletak pada glands penis. Ada yang menggunakan cara convensional (menggunakan gunting dan dibantu klem) serta ada ada pula dengan metode flash cutter (menggunakan pisau sangat tajam).
Dari dua cara tersebut, tindakan penyuntikan obat kebal (anaestesi lokal) sama-sama dilakukan sebelum proses pemotongan kulit khatan. Suntikan kebal yang utama dilakukan di daerah pangkal penis, suntikan tambahan juga dilakukan di beberapa tempat di kulit penis. Setelah dipastikan efek obat kebal  berfungsi secara efektif, baru kemudian pemotongan kulit khatan dilakukan.

Prosesi khitanan pada anak laki-laki atau biasa disebut sirkumsisi itu menggambarkan kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan PT Semen Padang (PTSP) dalam rangka memperingati 50 Tahun HUT Pengambilalihan Pabrik PTSP dari Belanda. Sebanyak 220 anak-anak yang berasal dari Kecamatan Lubuk Kilangan, Kecamatan Pauh, Kecamatan Kuranji, Teluk Bayur dan Pampangan, menunggu giliran dengan tertib untuk dikhitan.

Direktur Litbang PTSP, Tresdi Arma mengemukakan, khitanan massal ini selalu dilaksanakan PTSP setiap tahunnya pada saat memperingati HUT Pengambilalihan Pabrik, termasuk pada HUT Emas Pengambilalihan Pabrik tahun 2008 ini. Kegiatan ini sekaligus merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam melaksanakan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat dan lingkungan.

 “Selain khitanan massal, PTSP juga melaksanakan program community development dalam bentuk pembinaan anak putus sekolah dengan memberikan keterampilan, pengobatan gratis, bantuan fisik untuk sekolah, masjid, jembatan, pasar dll serta bantuan modal kerja untuk pengrajin dalam kelompok usaha kecil dan koperasi. Sedangkan kepedulian untuk pendidikan diwujudkan dengan menyalurkan beasiswa bagi siswa berprestasi yang berasal dari golongan ekonomi lemah,” papar Tresdi yang juga didampingi Direktur Keuangan PTSP, Epriliyono Budi, Sekper PTSP Benny Wendri dan Ka Biro Humas Hasfi Rafiq..

Tresdi berharap masyarakat dapat mendoakan PTSP dapat berkembang lebih maju dan bertambah jaya sehingga pada akhirnya dapat memberikan perhatian yang lebih kepada masyarakat dan lingkungan. “Semoga pada tiga tahun yang akan datang, kegiatan khitanan massal ini dapat kita laksanakan di RS Semen Padang yang baru yang terletak di Jalan By Pass, Pisang, Padang,” imbuhnya.

Ketua Panitia Khitanan Massal, dr Rifdasri menjelaskan, khitanan massal ini merupakan kegiatan tahunan kerjasama antara RS Semen Padang, Biro Humas, Biro Bina Lingkungan, FKIK dan Anak Perusahaan. “Untuk khitanan massal ini, kita dibantu tenaga medis dari RS M Djamil Padang, dokter muda (Co Ass) F-Dok Unand dan tim medis RS Semen Padang,” ujarnya. (bim)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif