Saat ini ada 3 tamu online
PT Humpuss Trading Gantikan Kiprah Huni Oil, Minyak dan Pupuk Dilirik pdf  | cetak |
Senin, 07 Juli 2008
PADANG, METRO-- Peluang bisnis di Sumatera Barat tanpaknya masih diincar investor. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran PT Humpuss Trading yang bergerak di sektor minyak dan pupuk organik. Sejumlah perusahaan besar digandeng untuk memuluskan bisnis ber-budget besar itu.
Koordinator PT Humpuss Trading wilayah Sumbar Syafriyonhas Rajo Nan Sati, mengatakan peluang bisnis di Sumatera Barat masih menggairahkan di Sumatera Barat. Untuk itu dia berniat memulai lembaran baru dengan membuka jalur distribusi minyak bumi non subsidi dan juga pupuk organik untuk masyarakat Sumbar menggantikan PT Huni Oil cabang Sumbar.

Dikatakan, terobosan bisnis yang digagasnya itu tidak  berada di bawah naungan PT Huni Oil. Sebelumnya Safri  yang menjabat Kepala Cabang PT Huni Oil pernah pula mencoba distibusi minyak bumi non subsidi namun gagal dikarenakan tidak tercapai kata sepakat dengan stakeholder.

“Sekarang kontrak kerjasama dilakukan dengan PT Humpuss Trading. Saya ditunjuk sebagai koordinator wilayah Sumbar. Sebagai partner, ada PT Menara Samudera Perkasa dan PT Saputra Imagination,” ujar Syafri kepada POSMETRO di Padang, Minggu (6/7) kemarin.

Sementara nasib PT Huni Oil  di wilayah Sumbar kata Syafri sudah diambil alih sepenuhnya oleh PT Humpuss Trading. “Keberadaan kantor dan karyawan tetap tidak berubah. Hanya bendera saja yang baru,” imbuh Safry menjelaskan.
Lebih jauh dikatakan, khusus produk pupuk yang ditawarkannya, diyakini  akan sangat membantu dalam produksi pertanian masyarakat.

Pupuk organik disebutkan sebagai alternatif pengganti pupuk kimia yang bahan bakunya mudah di dapat di Indonesia. Berbeda dengan pupuk kimia yang ketersedian bahan baku masih import dari Thailand. Sementara minyak non subsidi ditargetkan mampu mencukupi kebutuhan pasar domestik.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat distribusi sudah berjalan karena izin usaha selama sepuluh tahun sudah kita peroleh dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral RI Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,” tandas Safri Yonhas didampingi Ketua Yayasan Ummul Al Bab DR H Raffles dan Manager Marketing Osman Ayub. (u)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif