Saat ini ada 4 tamu online
Angkat Perekonomian Warga, Tanaman Casiavera Cukup Potensial pdf  | cetak |
Senin, 07 Juli 2008
AROSUKA, METRO-- Kabupaten Solok yang secara geografis berada di ketinggian, memang sangat cocok untuk dikembangkan sebagai daerah perkebunan, peristirahatan dan lain sebagainya. Khusus untuk perkebunan, daerah ini cukup potensial untuk dikembangkan.
“Salah satu komoditas yang sangat potensial sekali dikembangkan adalah casiavera atau kulit manis. Beberapa daerah di Kabupaten Solok temperaturnya pas untuk penanaman komoditi jenis ini. Karenanya, kami menghimbau agar warga masyarakat kembali mengembangkan kulit manis,” ucap Bupati Solok H Gusmal SE MM kepada POSMETRO di Arosuka, Minggu (7/7).

Dikatakan bahwa casiavera selain cocok ditanam di dataran tinggi Kabupaten Solok, juga memiliki pangsa pasar yang jelas. Sehingga dengan mengembangkan atau membudidayakan casiavera, perekonomian warga masyarakat dapat terangkat.

“Salah satu pilar pembangunan Kabupaten Solok adalah pilar ekonomi kerakyatan. Nah kalau semua warga kembali melakukan budidaya casiavera, kami yakin perekonomian masyarakat kembali membaik,” terangnya.

Disinggung menyangkut daerah yang cocok untuk penanaman kulit manis tersebut, Gusmal tak mengatakan secara spesifik. Karena menurutnya, hampir tidak ada alam Kabupaten Solok yang tidak cocok dengan tanaman rempah tersebut.

Bangun Jalan Dengan Pola Partisipatif

Masih banyaknya keinginan masyarakat akan jalur transportasi yang belum terakomodir melalui dana APBD, diharapkan bisa dituntaskan melalui program dana pola partisipatif. Malah program ini jauh lebih hemat, efektif dan cepat ketimbang menunggu pengesahan melalui APBD.

“Malah melalui program tersebut, hubungan silarurrahmi antar sesama warga masyarakat bisa ditingkatkan. Karenanya, pemerintah daerah melihat program ini bisa diterapkan di Kabupaten Solok,” jelas Gusmal.

Dikatakan, dari 74 nagari yang ada di Kabupaten Solok, sebenarnya semuanya telah bisa dijangkau dengan kendaraan. Kalaupun ada yang belum terjangkau, itu adalah transportasi di dalam nagari yang menghubungi antara satu jorong dengan jorong saja.

“Insyaallah, dengan memaksimalkan program partisipatif, maka percepatan pembangunan akan lebih mungkin dilakukan. Karenanya, Pemkab Solok akan menjadikan program ini sebagai program berkelanjutan setiap tahunnya,” imbuhnya.(e)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif