|
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Padang, Aljufri PSB Online untuk Transparansi |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 27 Juli 2008 |
|
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Padang Aljufri mengatakan dewan sangat
memahami kondisi yang dihadapi orang tua siswa yang anaknya gagal dalam
PSB online. Hanya saja, Dinas Pendidikan Kota Padang sudah menegaskan
tidak ada penerimaan siswa baru selain lewat PSB online.
Makanya, dia meminta Pemko Padang mencarikan solusi yang terbaik. “Komisi D sudah merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan untuk mencarikan solusi terbaik untuk 48 anak-anak itu,” kata Aljufri yang dihubungi, Sabtu (26/7). PSB Online menurut Aljufri adalah salah satu solusi mengatasi banyaknya masalah dalam penerimaan siswa baru di Kota Padang.
Sebelum sistem PSB online ditabuh, hampir disetiap tahun ajaran baru selalu muncul keributan dan katabelece. Harapannya dengan PSB online hal itu bisa dikurangi. Sementara itu, terkait kasus di SMPN 29 Padang informasi yang diperoleh Aljufri, Pemko memberikan solusi kepada 48 anak-anak tersebut untuk bersekolah di SMP Pertiwi. Dengan dana yang sama dengan SMPN 29 Padang. “Kita berharap dengan PSB online ini, masalah-masalah penerimaan siswa baru di Padang bisa selesai,” katanya.
Sementara itu anggota komisi A DPRD Kota Padang, Yasnida Syamsuddin, menyebutkan penyelesaian masalah pendidikan itu harus dilakukan dengan pendekatan pendidikan. Karena lahan sekolah dan tanah adalah substansi yang berbeda. Tidak logis kiranya, jika anak-anak yang berada di lingkungan sekolah itu harus bersekolah di lokasi yang jauh dari tempat tinggalnya. Makanya dia meminta pemerintah untuk lebih arif dan mempertimbangakan anak-anak sekitar untuk bersekolah disana. (**)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…
|
|