Saat ini ada 3 tamu online
Dra Hj Zarnifa Asmara, Konsultan Pengembangan Kepribadian Perempuan Bisa Bersaing pdf  | cetak |
Minggu, 10 Agustus 2008
Berani, Belajar dan percaya diri. Demikian nasehat Uni Djan terhadap kaum hawa yang hendak meniti karier sebagai anggota legislatif. “Jangan pernah menunggu dan rebut kesempatan,” tambah Dra Hj Zarnifa Asmara alias Uni Djan atau akrab disapa Mandeh itu, Sabtu (9/8). Dikatakan, kuota 30% merupakan  kesempatan yang sangat bagus bagi wanita untuk maju dalam persaingan calon legislatif.
Dia berharap suatu saat kuota tersebut bisa bertambah sehingga keberadaan perempuan betul-betul diperhitungkan dan memiliki kapasitas yang sama memperjuangkan masa depan bangsa. Faktor dominan yang dihadapi perempuan kata Uni Djan masih terkait permasalahan rumah tangga. Hal itu bisa disiasati dengan bersikap sabar dan terus menerus memberi pemahaman kepada anggota keluarga bahwa yang dilakukan itu bermanfaat.

Baik untuk keluarga maupun masyarakat luas. Selain itu menurut Uni Djan, perempuan mesti mengembangkan kemampuan intelektualnya. Upaya itu diperlukan agar mampu menjawab setiap persoalan yang datang. “Apalagi bila bertindak sebagi wakil rakyat. Perhitungan dan analisis yang jitu mempengaruhi masa depan bangsa ini” kata Uni Djan kemarin.

Lebih jauh dikatakan, perempuan mesti mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya terhadap suami. Terkadang kata Uni Djan yang juga Konsultan Pengembangan Kepribadian itu, perempuan terlalu memperlihatkan sisi lemahnya. Sehingga anggota keluarga enggan memberi izin untuk berkegiatan di luar rumah.”Selalu pro-aktif dan buat keberadaan perempuan memiliki andil dalam mengatasi masalah,” tandas Mandeh. (***)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Catatan Bapedalda Kota Padang, Batang Arau Paling Parah Tercemar

20.11.2008 | Metro Padang

SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…



advert-4.jpg

indosat.gif