|
HUT ke 63 PTKAI, Kembali Merintis Jalur KA Sumbar |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 24 Agustus 2008 |
|
Aksi sosial mewarnai perayaan HUT ke-63 PT Kereta Api Indonesia (PTKAI)
di Sumbar. Selain menggelar beragam kegiatan olah raga, PT KAI Divisi
Regional II Sumbar melakukan pengobatan gratis bagi kalangan masyarakat
yang berada di sekitar perusahaan.
Di areal terbuka lapangan bola PT KAI Sumbar di Simpang Haru, ratusan warga terlihat hadir menikmati pengobatan gratis. Pengobatan tersebut dikhususkan bagi penderita penyakit hidung, tenggorokan, mata. “Ini sebagai pengabdian perusahaan pada masyarakat,” ujar Humas PT KAI Divre II Sumbar Romeyo, Sabtu (23/8).
Selain menggelar pengobatan gratis, PT KAI Cabang Sumbar akan menggelar kegiatan jalan santai. Pada jalan santai yang digelar hari ini, belasan hadiah door prise akan dibagi-bagikan panitia. Sedangkan acara puncak peringatan HUT PT KAI ke-63 akan digelar pada 30 Agustus mendatang. “Kita akan menggelar acara syukuran pada acara puncaknya mendatang,” ujar Romeyo.
Pada peringatan ulang tahun kali ini, perusahaan akan mengembangkan berbagai prospek usaha ke depan. Pengaktifkan KA Sibinuang menjadi keinginan perusahaan tersebut untuk merintis kembali jalur kereta api di Sumbar. Saat ini, dua unit kereta api diaktifkan PT KAI Sumbar untuk melayani jalur Padang-Pariaman setiap harinya. KA Sibinuang diaktifkan melayani transportasi masyarakat setempat setiap harinya dengan tarif Rp 2500 setiap kali perjalanan. Sedangkan KA Wisata diaktifkan pada saat hari libur dengan tarif terjangkau.
Saat ini, PT KAI Sumbar tengah menjajaki untuk mengaktifkan kembali jalur kereta menuju Padang Panjang. Pembukaan jalur tersebut dinilai potensial untuk membantu transportasi masyarakat Sumbar. “Sekarang PT KAI masih mempersiapkan fasilitas-fasilitas pendukung,” ujar Romeyo. Dalam waktu dekat, masyarakat berharap kejayaan kereta api sebagai angkutan massal dapat diwujudkan. (r)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
SUBARANG PALINGGAM, METRO--Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Kota Padang mencatat Batang Arau sebagai sungai yang paling parah…
|
|