|
Kreativitas Perlu Lingkungan Kondusif |
pdf
|
| cetak |
|
|
Senin, 25 Agustus 2008 |
|
Persaingan ketat di bidang usaha makin membutuhkan kreatifitas. dan keberanian. Tentu tak semua memiliki. Pertanyaan kita adalah bagaimana seseorang bisa begitu kreatif sementara yang lainnya tidak. Apakah kreativitas dapat dipelajari? Jika ya, bagaimana menumbuhkan kreativitas terutama di tempat kerja?
Menurut para ahli, seseorang yang kreatif selalu melihat segala sesuatu
dengan cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang
lain. Orang yang kreatif, pada umumnya mengetahui permasalahan dengan
sangat baik dan disiplin, biasanya dapat melakukan sesuatu yang
menyimpang dari cara-cara tradisional. Proses kreativitas melibatkan
adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat
diimplementasikan.
Secara umum menurut team e-psikologi kreativitas dapat dibagi dalam
emapt tahap yakni exploring, inventing, choosing dan implementing.
Tahap exploring pekerja atau businessman mengidentifikasi hal-hal apa
saja yang ingin dilakukan dalam kondisi yang ada saat ini.
Sekali
mereka mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut maka proses
kreativitas sudah dimulai. Hal penting yang harus diperhatikan pada
saat ini adalah menciptakan iklim yang menunjang proses berpikir
kreatif.
Inventing merupakan bagi penting perusahaan untuk melihat atau mereview
berbagai alat, teknik dan metode yang telah dimiliki yang mungkin dapat
membantu dalam menghilangkan cara berpikir yang traditional. Tahap
choosing perusahaan mengidentifikasi dan memilih ide-ide yang paling
mungkin untuk dilaksanakan.
Sedangkan tahap implementing dapat disebut kreatif adalah bagaimana
membuat suatu ide dapat diimplementasikan. Seseorang bisa saja
memiliki ide cemerlang, tetapi jika ide tersebut tidak dapat
diimplementasikan, maka hal itu menjadi sia-sia saja. Sama saja dengan
syair lagu “layu sebelum berkembang”.
Tapi intinya kembali kehati nurani maing-masing, karena kreatif dapat
dilihat dari beberapa sisi. Pada dasarnya kreativitas dapat terjadi di
semua bentuk organisasi atau perusahaan sejauh organisasi tersebut
menghargai atau mendorong individu-individu untuk berkreasi. Jika
tidak, maka individu yang kreatif akan menjadi frustrasi dan
selanjutnya terjebak dengan rutinitas yang ada.
Berdasarkan hasil penelitian, untuk menciptakan kreativitas dibutuhkan
lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan (fun), penuh rasa humor,
spontan, dan memberi ruang bagi individu untuk melakukan berbagai
permainan atau percobaan.(faisal budiman)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|