Bocah Tiga Tahun Gosong Terbakar pdf  | cetak |
Selasa, 26 Agustus 2008
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Lagi, kebakaran hebat yang tidak dapat dibendungi kembali terjadi di kawasan Limopuluah Koto. Kali ini, terjadi di Kanagarian Rimbo Data, Kecamatan Pangkalan. Mengamuknya api di Rimbo Data itu, membawa duka yang dalam warga setempat, sehubungan seorang bocah yang bernama M. Riski (3) tewas mengenaskan dalam keadaan gosong, akhir pekan kemarin.
Informasi yang dihimpun POSMETRO, di lokasi menyebutkan, kebakaran yang terjadi di Rimbo Data itu, tak obahnya sepetri musibah yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Namun kali ini lebih parah lagi karena korban bukan saja menderita kerugian materil bahkan menelan korban jiwa.

Lebih memprihatinkan lagi, ketika api membesar, pemilik rumah yang bernama Abdul Rivai (32) yang sehari-hari berkedai di depan rumahnya, tidak tahan melihat anaknya masih berada dalam rumah. Ketika Abdul Rivai mencoba untuk menyelematkan anaknya dan memasuki rumahnya dalam kedaan api membesar, dia malah ikut terbakar dan langsung pinsan.

Setelah warga setempat mengevakuasi korban M. Riski, sebagian dari warga melarikan korban Abdul Rivai ke RSUD Dr Adnaan WD Payokumbuah untuk mendapatkan peratawatan intensif dari tenaga medis. Sampai saat ini, korban Abdul Rivai yang mengalami luka bakar pada sekujur tubuhnya masih dirawat di rumah sakit.

Kasi Siaga Kesbang Pol Limopuluah Koto, Firmansyah kepada POSMETRO  mengatakan, kebakaran yang terjadi di Rimbo Data itu, asal muasal api sedang dalam penyelidikan. Sedangkan kerugian material yang dialami korban mencapai puluhan juta rupiah, karena tidak satupun barang milik korban yang dapat diselamatkan.

Pada waktu kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar, terpaut jaraknya dari rumah sekitar 10 meter. Korban tahu, setelah ada laporan dari warga adanya asap tebal yang berasal dari rumah korban. Kemudian warga mulai berhamburan mencoba menjinakan api dengan menyiraminya mengunakan ember. Namun apa daya, upaya masyarakat untuk memadamkan api yang sudah membesar itu sia-sia dan tidak dapat dibendungi lagi. Api yang semakin membesar itu membuat rumah milik korban rata dengan tanah.(nur)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif