Saat ini ada 1 tamu online
Reklamasi Taluak Bayua, Warga Menolak pdf  | cetak |
Kamis, 28 Agustus 2008
GAUANG, METRO-- Adanya rencana pengembangan pelabuhan Taluak Bayua oleh PT Pelindo ternyata mendapat tantangan dari warga Gauang. Sebagian warga sangat kecewa  jika investor tetap berkeinginan memperluas Taluak Bayua.
“Jangan korbankan tempat tinggal kami hanya karena pembangunan pelabuhan. Di sini kami hidup secara turun-temurun. Apakah harus kami tinggalkan tanah yang telah terlalu banyak menciptakjan sejarah bagi kehidupan warga Gauang ini. Jangan paksa kami untuk melawan keinginan pemerintah,”ulas Safri (49), salah seorang warga yang ternyata tak mengetahui kapan pastinya perluasan pelabuhan akan dilaksanakan.

Menurut Safri, wacana tentang adanya pengembangan pelabuhan sudah sedari dulu berhembus dan berkembang di masyarakat. Bahkan, pihak pelabuhan sudah pernah melakukan pengukuran tanah di Gauang. Namun, hingga sekarang masih belum terwujud.

Tak hanya itu, perbincangan tentang ganti rugi gono-gini bagi warga yang akan tergusurpun belum pernah diungkapkan pihak Pelindo maupun Pemko. Jadi masyarakat hanya menganggap isu ini hanya “bak sebatas hembusan angin laut” yang terkadang hilang dan terkadang kembali berhembus deras.

“Sebaiknya rencana itu di bawa ke dalam musyawarah. PT Pelindo maupun Pemko tak bisa memutuskan perkara ini sepihak saja karena masalah ini menyangkut harkat orang banyak. 1400 rumah yang akan jadi korban dampak pengembangan itu. Jika sudah dibicarakan dengan masyarakat, baru kita ambil jalan tengahnya,”ulas lelaki setengah baya (50) yang kerap dipanggil Buya oleh masyarakat Gauang arif.

Walaupun PT.Pelindo telah menganggarkan dana untuk ganti-rugi rumah penduduk, namun uang yang dijanjikan PT yang bergerak dalam urusan pelabuhan tersebut tak cukup untuk mengalahkan kecintaan warga terhadap tanah mereka. Rencana pengoperasian pengembangan pada 2011 terancam tak bisa dilaksanakan.(o)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif