Saat ini ada 4 tamu online
Tekan Angka Kemiskinan, Sektor Unggulan Dikembangkan pdf  | cetak |
Jumat, 29 Agustus 2008
PADANGPARIAMAN, METRO-- Kabupaten Padangpariaman memang tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa mendatangan rupiah berlimpah-limpah untuk mengurangi angka kemiskinan. Namun Pemkab  tetap terus berupaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran dalam daerahnya.
”Berbagai sektor SDA daerah ini digarap Pemkab seperti pertanian. Pasalnya, sektor pertanian cukup menjanjikan dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten ini,” ungkap Bupati Padangpariaman Drs H Muslim Kasim Dt Sinaro Basa AKT MM kepada POSMETRO di ruang kerjanya, kemarin.

Katanya, Padangpariaman memiliki perkebunan kelapa dan kakao yang cukup luas. Begitu juga kawasan objek wisata. Semua itu bisa dikembangkan menjadi industri  wisata. Namun, tentu membutuhkan investasi dari calon investor. Apalagi Padangpariaman memiliki Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

“Jalan-jalan yang cukup bagus yang dengan lancar dapat menghubungkan Nagari, Kecamatan, Kabupaten dengan Provinsi. Tinggal lagi, bagaimana upaya semua pihak di Padangpariaman untuk meyakinkan calon investor. Sehingga investor tidak ragu-ragu menanamkan modalnya di daerah ini,” ungkapnya.

Dengan meningkatnya pertumbuhan investasi, diharapkan membuka lapangan kerja, sehingga dapat menyerap calon tenaga kerja. Khusus Padangpariaman, cikal bakal pelayan satu pintu telah mulai diterapkan sejak tahun 2003 melalui Kantor Pelayanan Terpadu.

Kantor Pelayanan Terpadu sesuai dengan Perda No.21 Tahun 2003 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Pelayanan Terpadu, memiliki tugas pokok  penyelenggaraan pelayanan perizinan. Terutama dalam merumuskan kebijaksanaan teknis serta melakukan koordinasi secara terpadu dengan instansi terkait.

”Pelayanan umum ini merupakan hal yang sangat penting dan perlu dikemas dengan baik untuk kenyamanan masyarakat, khususnya di bidang sistem dan prosedur perizinan secara terpadu. Dengan demikian pengurusan yang panjang serta berbelit-belit, dapat dipangkas, sehingga menghemat tenaga, waktu dan biaya,” tandasnya mengakhiri. (efa)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif