Saat ini ada 18 tamu online
HP Esia Hidayah "Buat Ibadah Semakin Indah", Manjakan Umat Muslim Selama Ramadhan pdf  | cetak |
Minggu, 31 Agustus 2008
Nampaknya Esia semakin melejit. Bergerak bak roket dan bisa memanfaatkan moment untuk dijadikan pangsa pasar. Sukses dengan Esia Paket Kemerdekaan. Kini Esia melirik pangsa ramadhan dengan mengeluarkan HP dengan fitur-fitur yang sarat nuansa Islam dan tentu saja diperuntukan bagi umat muslim.
Hape Esia Hidayah yang mengusung slogan ‘Buat Ibadah Semakin Indah’ ini merupakan hape muslim pertama di Indonesia yang mendapatkan rekomendasi Komisi Fatwa MUI Pusat. Hape Esia Hidayah merupakan handphone yang diperuntukkan khusus bagi kaum Muslimin di Indonesia. Hp ini sarat dengan fitur bernuansa Islami.

Fitur tersebut diantaranya dilengkapi dengan surat-surat Al-Quran lengkap 30 Juz beserta huruf Arab dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, pengingat waktu sholat (membunyikan suara bedug) untuk ratusan kota di Indonesia serta wallpaper dan nada dengar yang berisi pilihan lagu-lagu Islami.

Keseluruhan fitur Islami itu mendapatkan rekomendasi dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Pusat untuk menjaga keakuratan dan keabsahan konten Al  quran maupun wallpaper islami agar tidak menyalahi kaidah-kaidah Islam. “Kami berharap Hape Esia Hidayah ini bisa dijadikan sarana pembelajar dan pelengkap bagi kaum Muslimin Indonesia dalam menjalankan perintah agama, meningkatkan akhlak dan nilai ibadah yang dijalankan. Harapannya Hape Esia Hidayah dapat membuat ibadah semakin indah .

Niat kami memperkenalkan HP ini, tidak lain upaya menjadikan teknologi sebagai bagian gaya hidup yang memiliki nilai-nilai religius dan karenanya bermanfaat untuk kehidupan,” papar Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom Erik Meijer pada saat pengenalan hape Esia Hidayah pertama kali di Wisma Bakrie II. Paket Hape Esia Hidayah berisi content dan feature khusus Islami, plus kartu perdana Esia. HP ini diperkenalkan ke masyarakat dengan harga Rp299.000. Peluncuran paket ini secara komersial akan dimulai, Minggu (24/8).

Peluncuran paket ponsel bertema dan ber-content religius ini menegaskan komitmen BTEL, memperluas akses masyarakat guna mendapatkan layanan telekomunikasi yang layak dan hemat, sekaligus mendukung upaya masyarakat meningkatkan ketaqwaannya. Selain keunggulan dalam fitur-fitur yang bernuansa Islami, dalam setiap penjualan 1 unit hape Esia Hidayah, Esia akan memberikan infaq sebesar Rp10 ribu yang diserahkan kepada kaum dhuafa pada akhir periode promo.

Kelebihan lainnya adalah HP ini juga dilengkapi dengan berbagai standard feature, display dengan 65 ribu warna, speakerphone, menu Bahasa Indonesia, termasuk aplikasi-aplikasi kalkulator, alarm, kalender, dan berbagai games. Warga Kota Padang pun seakan tak sabar menunggu kedatangan HP “Just Muslim” tersebut. Bahkan, beberapa mahasiswa yang tergolong fanatik Esia sudah bersiap-siap membongkar celengan untuk mendapatkannya. Bentuknya yang elegan serta berbagai fitur beramalnya yang lengkap menjadikan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa.

“Wah sudah nunggu lama kehadiran Esia hidayah. Sekarang rencananya mau ke gerai Esia di Ahmad Yani untuk mendapatkan HP tersebut,” jelas Fiska (21), mahasiswa sastra salah satu Universitas Negeri Kota Padang kepada penulis. Menurut Sales Support Satff Esia Bakrie cabang Padang, Amelia Sari Vitas kepada POSMETRO. Esia Hidayah memang memiliki keunggulan yang “tak punya” pesaing manapun. Esia ingin memanjakan umat muslim selama ramadhan.

Dengan hadirnya “Hidayah” diharapkan mampu jadi tuntunan mengisi pundi amal selama Ramadhan. “HP ini mempunyai banyak keunggulan. Jadi rasanya rugi kalau tidak memilikinya. Dengan berbagai fitur nuansa Islam yang ada di dalamnya, mungkin bisa membantu untuk terus berpahala selama Ramadhan. Harganya juga terjangkau. Esia Hidayah mungkin akan menjadi primadona,” tambah Amelia.

Tak hanya itu, Bakrie Telecom Tbk (BTEL) hingga Juni 2008 mencatat jumlah pelanggan Esia 5,4 juta nomor, meningkat 141,9% dibandingkan Juni 2007 yang tercatat hanya 2,2 juta pelanggan. “Kenaikan jumlah pelanggan didorong keberhasilan perseroan meningkatkan kualitas jaringan, perluasan wilayah layanan dan mengeluarkan paket-paket produk yang diminati masyarakat,” kata Direktur Keuangan BTEL, Jastiro Abi.

Melalui keterangan tertulisnya, Abi menjelaskan pertumbuhan jumlah pelanggan itu menjadikan BTEL sebagai operator inovatif. Jaringan dan sinyal berkualitas dikembangkan ke Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera selain Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Hal itu berdampak pada tingkat call set up success ratio, penurunan tingkat putus hubungan (drop call), pengurangan wilayah blank spot dan perbaikan wilayah cakupan (coverage).

“Hingga semester I 2008 layanan Esia telah mencakup 47 kota, atau bertambah 13 kota dari tahun 2007 sebanyak 34 kota di Indonesia.  pertumbuhan signifikan pelanggan memacu pendapatan bersih semester I 2008 melonjak 90,2% menjadi Rp 938 miliar dari semester I 2007 sebesar Rp 493,2 miliar,” ujar Abi. Sementara laba bersih per 30 Juni 2008 tumbuh 59,5% menjadi Rp 62,4 miliar dari periode sama 2007 sebesar Rp 39,1 miliar. Untuk mengembangkan layanan, BTEL menyiapkan belanja modal (capex) sebesar US$ 600 juta atau setara Rp 5,5 triliun hingga 2010.

Sebagian dari capex atau senilai Rp3 triliun, tutur Abi, dipenuhi melalui penawaran umum terbatas (right issue), sedangkan sebagian lagi dana internal perusahaan dan pinjaman dari vendor. Hal di atas menunjukan kalau Esia semakin menancapkan kukunya di dunia “komunikasi” Indonesia. Patut dicatat, Semenjak kehadiran Esia di Kota Padang, para pengguna HP seakan menemukan jawaban terhadap tarif hemat.

Terutama para Mahasiswa yang tergolong masyarakat hidup irit. Sejak adanya Esia mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang banyak hanya untuk mengisi pulsa. “Antar Esia kan nelponya gratis. Jadi tak perlu terlalu banyak mengisi Pulsa. Esia bagia memberikan syurga bagi kami yang keuangannya sering mepet,” terang Ansaka, pemilik Esia Huawei sumringah. (Benny Okva Della)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif