|
Atlet Impor Bunuh Prestasi Daerah |
pdf
|
| cetak |
|
|
Rabu, 03 September 2008 |
|
Limopuluah Koto, METRO-- Bupati Limopuluah Koto Drs H Amri Darwis SA mengatakan, mendatangkan atlet “impor” dari daerah lain akan “membunuh” semangat serta prestasi atlit di daerah ini. Untuk itu kabupaten Limopuluah Koto “mengharamkan” untuk memakai pemain dari luar daerah.
“Saya selaku kepala daerah tidak merasa bangga memperoleh peringkat
atau memperoleh medali emas pada suatu ivent olahraga bila atlet yang
diterjunkan ke lapangan bukan anak kemenakan dari Limopuluah Koto,
”tegas Amri Darwis dalam arahannya pada acara pelantikan dan pengukuhan
pengurus KONI Limopuluah Koto 2008-2012 di aula kantor bupati
Limopuluah Koto di Sarilamak, kemarin.
Bila dilihat dari ivent-ivent
olahraga yang diselenggarakan baik secara nasional maupun provinsi
sampai kabupaten, banyak daerah yang memakai atlet berprestasi dari
luar daerah yang bersangkutan, sekalipun dengan membayar atau
mengontrak atlit daerah lain.
”Untuk apa kita menghambur-hamburkan
uang rakyat hanya untuk mengejar prestasi. Sementara dampak negatif
yang ditimbulkan terhadap pemain yang berasal dari dalam daerah tidak
dipertimbangkan. Saya pernah mendengarkan keluhan pemain yang
menyatakan kenapa waktu latihan kami yang maju, tapi bila terjun ke
pertandingan justru orang lain yang dipakai,” ujar Amri menirukan
keluhan dari para atlet yang merasa tersingkir bila menghadapi suatu
pertandingan yang selalu mereka harap-harapkan.
Disinilah terlihat
kekecewaan anak kemenakan untuk memajukan prestasi olah raga di tanah
kelahirannya. “Saya yakin bila kita memakai “kontrak” dengan atlit luar
mereka berjuang dalam suatu ivent hanya semata-mata karena rasa
tanggungjawab telah menerima imbalan. Sebaliknya bila memakai atlet
Limopuluah Koto selain mengharapkan prestasi pribadi juga
memperjuangkan citra kampung halamannya di mata daerah lain.
“Jangankan
patah kaki, pecah kepalapun barangkali mereka tidak keberatan untuk
mengharumkan nama daerah,” urai bupati lagi, seraya menambahkan tak ada
gunanya suatu prestasi diperoleh bila itu hanya “tipuan” belaka karena
mengandalkan kepiawaian atlit luar.
Kalau boleh saya berkata jujur,
selama ini keberhasilan suatu olah raga di tengah-tengah masyarakat
sering dijadikan suatu penilaian dari reward (penghargaan) yang
diterima, pada hal hakikinya keberhasilan olahraga itu bukan hanya bisa
dilihat dari penghargaan yang diperoleh saja, tapi sejauhmana dampaknya
terhadap perubahan sikap dan prilaku pemain olahraga.
Pengurus
KONI Limopuluah Koto 2008-2012 yang dilantik di kantor IKK yang baru
ini adalah ketua umum Koni dipercayakan kepada Drs.N.Ben Yuza, Ketua
Harian Saparuddin Dt.Bandaro Rajo, Ketua I dipercayakan pada Khasanatul
Isral SE, Ketua II Wahyudi Thamrin SH.MH, Sekretaris Umum, Wirianto,
bendahara Amrialis. (nur)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|